Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Lupa Jalan Pulang, Polisi Bantu Anak Temukan Ortu, Fasih Bahasa Madura, Tak Tahu Bahasa Indonesia

M.Ridwan • Jumat, 13 Januari 2023 | 06:00 WIB
TERSESAT: Polisi sedang berupaya komunikasi dengan bocah tersesat jalan dan lupa jalan pulang di bypass ngurah rai.
TERSESAT: Polisi sedang berupaya komunikasi dengan bocah tersesat jalan dan lupa jalan pulang di bypass ngurah rai.
DENPASAR,radarbali.id - Seorang bocah gegerkan warga. Muhammad Adam namanya dan berusia umur 13, di seputaran Jalan By Pass Ngurah Rai, Kamis pagi (12/1). Ternyata dia lupa jalan pulang. Sebab itu personil Sabhara Polsek Dentim yang sedang melaksanakan Patroli fasih bahasa madura

mendapatkan informasi dari masyarakat langsung membantunya. Mempertemukannya dengan orang tua.

Setelah di ajak berkomunikasi dengan petugas Polisi, ternyata anak tersebut kurang paham dalam berbahasa Indonesia dan lebih paham bahasa Madura. Dengan bantuan salah seorang warga masyarakat untuk berkomunikasi dalam bahasa Madura dengan anak tersebut diketahui  bernama Muhammad Adam umur 13. Saat ditemukan kondisi fisik Muhammad ada sedikit luka lecet di jidat dan luka di jari kelingking tangan kiri yang sudah dibalut menggunakan perban handyplas.

Menurut pengakuan anak tersebut awalnya dia bermain dekat rumahnya yang berada di daerah Batubulan Gianyar karena terus berjalan hingga akhirnya kebingungan. "Dan di temukan warga di jalan by pass Ngurah Rai tepatnya depan pusat perbelanjaan Dewata Oleh-oleh khas Bali," kisah Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Ketut Sukadi.

Sementara itu, menurut Kapolsek Denpasar Timur Kompol Nengah Sudiarta, pihaknya sempat kesulitan untuk berkomunikasi dan menemukan alamat rumah anak tersebut selain karena Bahasa, dirinya juga tidak tahu nama lengkap orang tuanya hanya sering di panggil pak Adam. "Awalnya Kami berupaya menemukan rumah tinggal maupun kerabat anak tersebut dengan membawa keliling menggunakan mobil patroli tetapi hasilnya nihil," ucap Kapolsek.

Setelah beberapa saat akhirnya ada seorang warga asal Madura yang kenal anak tersebut, dan mencoba melakukan komunikasi dalam bahasa Madura sampai akhirnya warga tersebut menelpon salah satu kerabat Muhammad yang ada di Jawa, kemudian meminta menghubungi Polsek Denpasar Timur. "Sekitar pukul 18.00, orang tua dari Muhammad akhirnya datang ke Mapolsek Denpasar Timur untuk menjemput anaknya," tambah Kompol Nengah Sudiarta.

Dirinya juga sempat memberikan pesan kepada orang tua Muhammad agar lebih baik dalam menjaga dan mengawasi anaknya saat bermain agar kejadian tersebut tidak terulang kembali dan mengantisipasi hal yang tidak diinginkan seperti penculikan anak. Sementara itu Orang tua Muhammad Adam merasa bersyukur dan menyampaikan apresiasi kepada petugas yang telah menemukan anaknya.

Dirinya mengakui salah karena tidak lepas pengawasan terhadap anaknya saat bermain sampai jauh dari rumahnya dan tersesat. “Terima kasih kami ucapkan atas upaya pihak kepolisian yang telah mempertemukan anaknya kembali dalam keadaan selamat,” ucap orang tua Muhammad Adam. (dre/rid)

  Editor : M.Ridwan
#muhammad adam #anak tersesat jalan #polresta denpasar #kesulitan komunikasi #lupa jalan pulang