Di sisi lain, di jam-jam sibuk, jam kerja, di waktu tertentu, akibat pembangunan gedung itu membawa dampak kekroditan di sekitar Pulau Buton.
Nah, terkait kondisi ini, saat dikonfirmasi kepada Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Denpasar, Made Suryanata mengatakan bahwa untuk penutupan kawasan Jalan Pulau Bali, karena ada pembangunan dan perluasan RSUP Prof . Ngoerah yang dulunya bernama RSUP Sanglah, maka arah dari selatan yang biasanya bisa dipakai untuk sementara ditutup.
Mantan Lurah Panjer ini menerangkan bahwa Jalan Pulau Bali itu memang lahan milik RS Prof Ngoerah. " Nggih, lahan itu masih punya RS Sanglah. Barusan saya dapat konfirmasi atau penjelasan dari Pak Mekel (perbekel) yang di Sanglah," terangnya.
Sementara itu, diwawancarai terpisah Kasi Manajemen Lalu Lintas Dishub Kota Denpasar, Putu Chandra, mengatakan hal senada sementara ditutup selama pengerjaan. Dan, jika sudah selesai jalan dibuka kembali
Sementara untuk melancarkan lalu lintas di tempatkan petugas dan pengaturan traffic light di simpang Jalan Pulau Buton dan Diponegoro. Disinggung apakah pernah ada keluhan? Putu Chandra mengaku tidak ada keluhan dari masyarakat." Sementara ini tidak ada,” terangnya.
Lebih lanjut, diterangkan bahwa untuk akses Jalan Pulau Bali akan dipindahkan ke sisi timur yaitu sungai yang ada akan ditutup dan akan dijadikan jalan. “Jalan Pulau Bali dipindahkan ke sisi timur di atas sungai," terangnya. [ni kadek novi febriani/radar bali]
Editor : Hari Puspita