Di sisi lain, pelayanan SIM keliling ini juga membuat warga bisa terbebas dari “nyamuk-nyamuk” para calo yang biasa menawarkan jasa pembuatan dengan harga yang jauh lebih mahal.
Namun sayang, keberadaan kendaraan SIM ini masih terkendala dengan masalah teknis internet yang kerap kali terjadi. Seperti masalah data yang sebetulnya sudah bisa masuk namun saat pencetakan mengalami kendala. Sehingga akhirnya harus mengambil lagi di kantor pembuatan SIM di Polresta Denpasar. [adrian suwanto/radar bali]
Editor : Hari Puspita