Tema perayaan HUT Kota Denpasar tahun ini "Dengan Semangat Vasudhaiva Kutumbakam Bangkit Bersama Menuju Denpasar Maju Mari Kita Perangi Sampah Plastik Melalui Kegiatan Pelestarian Habitat Pantai ". Denpasar berupaya memberikan edukasi dan pemahaman kepada pelajar, remaja serta masyarakat terkait dengan pelestarian sumberdaya kelautan dan perikanan yang dimiliki Kota Denpasar. Dalam kegiatan tersebut juga diisi pemberian bantuan sosial dalam bentuk sembako untuk nelayan yang terdampak inflasi dan tidak dapat melaksanakan aktivitas melaut karena cuaca buruk.
Wakil Wali Kota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa mengatakan, kawasan hutan mangrove di Wilayah Tahura Ngurah Rai merupakan wilayah hilir tempat bermuaranya sampah dari sungai maupun aktivitas penduduk Kota Denpasar. Dengan dilaksanakan Kegiatan pelestarian habitat pantai menggunakan kano bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan pelajar, remaja serta masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian hutan mangrove.
" Menggugah kesadaran semua pihak dalam menjaga, memelihara dan memotivasi masyarakat untuk tidak membuang sampah khususnya sampah plastik ke perairan umum (sungai) sehingga bisa mempercepat, menstabilkan kondisi lingkungan dan menyelamatkan semua hábitat di kawasan hutan mangrove serta turut menjaga kelestarian hutan mangrove," terangnya.
Sementara itu, Kadis Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar, IB. Mayun Suryawangsa mengatakan, peserta Kegiatan Pelestarian Habitat Pantai diikuti oleh 200 (dua ratus ) peserta yang terdiri dari pelajar SMA/SMK dan masyarakat umum baik dari mahasiswa, komunitas peduli lingkungan, sekaa teruna di Kota Denpasar. Setelah itu penyerahan paket bahan pangan kepada empat kelompok nelayan, totalnya keseluruhan 100 paket bahan pangan.
"Semoga apa yang ingin dicapai dalam kegiatan ini adalah mengurangi volume sampah terutama sampah plastik yang terdapat di wilayah Hutan Mangrove Tahura Ngurah Rai sehingga pelestarian lingkungan tetap terjaga," pungkasnya. (feb/rid) Editor : M.Ridwan