Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Ratusan Juta untuk Pagar Taman Bermain di Puputan, Ternyata Rusak Karena Dipakai Orang Dewasa

M.Ridwan • Selasa, 30 Mei 2023 | 07:30 WIB
PAGAR PENGAMAN: Taman bermain di Lapangan Puputan belum ramah anak. Untuk Memenuhi ruang bermain ramah anak. Foto: Adrian Suwanto/Radar Bali
PAGAR PENGAMAN: Taman bermain di Lapangan Puputan belum ramah anak. Untuk Memenuhi ruang bermain ramah anak. Foto: Adrian Suwanto/Radar Bali
DENPASAR, radarbali.idSelama ini taman bermain di Lapangan Puputan belum ramah anak. Untuk Memenuhi ruang bermain ramah anak, Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar membangun pagar untuk menjaga taman bermain  Hasil pantauan koran ini,  proyek dengan nilai Rp 198.715.000 dikerjakan  30 hari kerja.

Kabid Pertamanan DLHK Kota Denpasar, Ida Ayu Widhiyanasari, ketika dikonfirmasi  mengatakan pagar pengamanan untuk batas ruang anak. Sebagai salah satu syarat ruang bermain yang ramah anak salah satunya harus dipagari. "Supaya kayak Taman Janggar," ucapnya.

Diungkapkan selama ini alat bermain untuk anak sering digunakan orang oleh orang dewasa. Bahkan kerusakan yang terjadi karena sering disalahgunakan.

"Dari laporan para pedagang sekitar banyak yang menggunakan alat bermain tidak sesuai usia, sehingga banyak alat-alat yang cepet rusak," tandasnya. (feb/rid) Editor : M.Ridwan
#lapangan puputan #taman bermain #taman bermain dipagari #Taman bermain anak