Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Dinamo Pompa Meledak, 3 ABK Kritis

Andre Sulla • Rabu, 26 Juli 2023 | 03:30 WIB
Petugas kepolisian melakukan olah TKP dan pemasangan garis polisi di kapal ikan KM Bina Sejati.
Petugas kepolisian melakukan olah TKP dan pemasangan garis polisi di kapal ikan KM Bina Sejati.

DENPASAR- Kapal ikan KM Bina Sejati terbakar. Kapal milik PT. AKFI /TKF yang sedang lego jangkar di dermaga barat bagian selatan Pelabuhan Benoa, nyaris ludes lantaran dinamo pompa yang digunakan menyedot solar meledak secara tiba-tiba, Selasa (25/7) sekitar pukul 09.30. Tiga orang Anak Buah Kapal (ABK) bernama Riki, Nandar dan Haryoni diketahui kritis karena alami luka bakar serius.

"Pompa dinamo untuk menyedot bahan bakar jenis solar meledak yang mengakibatkan tiga orang awak kapal mengalami luka bakar pada sekujur tubuh mencapai 70 persen," kata sumber petugas, Selasa malam (25/7). Kondisi ketiga ABK itu sangat kritis karena alami luka bakar serius dan saat ini mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit (RS) Bali Mandara.

Sumber petugas mengutip keterangkan Nakhoda Kapal bernama Saring, bahwa kapal milik PT. AKFI/TKF itu berlabuh di dermaga barat bagian selatan, setelah selesai melaksanakan Doking di pengedokan Minaruci Pelabuhan Benoa, Sabtu 22 Juli 2023 sekitar pukul 10.00. Lalu dilakukan perbaikan radio oleh mekanik perusahan bersama nahkoda. Sedangkan montir perusahan yang sedang bekerja mencuci mesin kapal, Selasa (25/8) sekitar pukul 09.00.

Sebelum kejadian, mekanik hendak mengambil solar dalam Palka kapal menggunakan pompa dinamo dengan menyambung listrik di kapal, yang sedang berlabuh di sebelahnya. "Tetapi belum sampai solar yang ada di dalam Palka kapal tersebut dinaikan tiba - tiba terjadi ledakan dari pompa dinamo," ungkap petugas. Akibat kejadian tersebut,  tiga orang ABK mengalami luka bakar pada tubuhnya dan lansung dilarikan ke RS Bali Mandara guna mendapatkan penanganan medis.

Pun dikatakan, total korban berjumlah delapan orang dengan rincian, tiga orang dalam kondisi kritis, dua orang luka berat, dua orang luka sedang dan satu orang luka ringan. Tiga korban dengan kondisi kritis rencana akan dirujuk ke RSUP karena memerlukan perawatan intensif di unit RSUP Prof Ngoerah. Namun terkendala penanggung jawab pasien dan pasien tidak memiliki jaminan asuransi termasuk tidak memiliki BPJS Tenaga Kerja.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi Membenarkan. "Ketiga korban itu adalah KKM, Riki, Nandar dan Hariyono," terangnya sembari mengatakan, kejadian berlangsung saat petugas sedang memindahkan bahan bakar jenis solar. Tentunya dari tangki kapal ke drum penampungan menggunakan selang vaccum. Namun tiba - tiba terjadi ledakan.

AKP I Ketut Sukadi mengatakan telah melakukan olah TKP. "Kuat dugaan telah terjadi kecelakaan kerja menyebabkan terjadinya kebakaran kapal. Beruntung api dapat dipadamkan sehingga kapal tersebut tidak ludes," tutupnya.

Editor : Donny Tabelak
#luka bakar #pelabuhan benoa #abk #kapal terbakar