DENPASAR, Radar Bali.id- Setelah beberapa kali adanya kejadian bule berulah, mengamuk, juga tinggal di kos-kosan, ini tentu perlu mendapat perhatian serius. Meskipun sudah ratusan Warga Negara Asing (WNA) yang dideportasi ada saja kejadian orang asing berulah.
Terkait kejadian ini, saat dikonfirmasi terpisah, dari pemilik kos-kosan, IB Rama membenarkan adanya bule ngekos yang mendadak mengamuk itu.
Pihak tuan rumah kos-kosan ini mengatakan bahwa tidak menuntut kerugian sedikit apa pun atas ulah Pria Prancis itu.
Dikatakan bahwa salah satu pintu kamar kos (kamar tetangga) dirusaki. Namun lelaki ini mengaku iklas dan segera memperbaiki menggunakan biaya pribadi.
"Benar, kejadian di kos-kosan. Tapi sudah dimediasi oleh polisi, setelah saya menginfokan masalah ini ke pihak desa. Saya tidak paham aturan hukum makanya tidak tahu menahu soal Imigrasi," pungkasnya. Dikatakan, saat kejadian masa kos- kosannya sudah berakhir.
Namun, saat pemindahan barang, dia membuat keonaran. Walaupun demikian, tidak ada ada korban luka dari benda tajam yang dipegangnya.
Untuk itu pihaknya ke depan akan menyeleksi lagi calon penyewa kos. "Ke depan, kami akan berhati-hati menerima orang yang hendak kos. Biar penghuni kos yang lain tetap merasa nyaman," tutupnya.
Seperti diketahui, Prancis bernama Francois Forta membuat heboh dan melakukan aksi berbahaya bagi diri sendiri dan orang lain. Dia kalap sambil memegang pedang dan pisau. Kejadian ini berlangsung di salah satu kosan, di Jalan Drupadi VII No 7, Desa Sumerta Kelod Dentim, Selasa (5/9/2023) sekitar pukul 13.00.[*]
Editor : Hari Puspita