Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Pria Sebatangkara Ditemukan Tewas Dikamar Kos, Sebab Kematian Misterius, Lebam, Ada Botol Baygon di Kamar

Putu Honey Dharma Putri Widarsana • Jumat, 15 September 2023 | 19:00 WIB

 

EVAKUASI: Jenazah Widjaya Prawira  asal Belinju dievakuasi oleh Petugas BPBD Kota Denpasar pada Kamis (14/9/2023). Sumber Humas Polresta Denpasar
EVAKUASI: Jenazah Widjaya Prawira asal Belinju dievakuasi oleh Petugas BPBD Kota Denpasar pada Kamis (14/9/2023). Sumber Humas Polresta Denpasar

DENPASAR, radarbali.id- Pria sebatangkara ditemukan tewas dikamar kos yang  beralamat di Jalan Gunung Soputan Denpsar pada Kamis (14/9). Pria tersebut diketahui bernama Widjaya Prawira, 53 asal Belinju. Penemuan jenazah tersebut berawal dari teman korban yang bernama Putu Suweca Atmaja, 58, mencoba menghubungi korban. Ketika dikonfirmasi AKP Ketut Sukadi menjelakan saksi sempat berulngbkali menghubungi korban sekitar pukul 08.57 Wita.

Namun korban tak menjawab. Merasa khawatir, Putu Sweca pun berinisiatif mengunjungi rumah korban. “Saksi datang ke TKP namun korban tak menjawab ketik dipanggil, pintu juga terkunci dari dalam. Ia pun meminta kunci serep ke tuan kost,”ungkap Sukadi

Komang Sri Wahyuni (34) selaku tun kost pun memberikan kunci serep tersebut, namun sayangnya usaha tersebut tak mbuahkan hasil. Pintu masih tak dapat dibuka akibat kunci yang masih menancap dari dalam kamar. Kerasa khawatir, Putu Sweca tak habis akal, ia kemudian naik dan masuk ke kamar korban lewat pintu belakang yang saat itu ternyata dalam posisi terbuka.

 Baca Juga: Kesibukkan Mantan Petinju Pino Bahari, Sekarang Sibuk Melatih dan Menjadi Driver Online

Betapa terkejutnya ia dan tuan rumah kost yang mendapati korban tidur terlentang dilantai dengan tubuh yang telaha lebam mayat. Mereka pun masih mencoba membangunkan korban namun korban tetap tak sadarkn diri. Keduanya pun lalu sepakat untuk menghubungi aparat desa dan pihak berwajib.

Sekitar Pukul 12.17 wita Unit INAFIS tiba di TKP untuk melakukan olah TKP. Berdasarakan hasil dikatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan baik akibat benda tajam maupun benda tumpul pada tubuh korban. Selanjutnya pada tubuh korban terdapat lebam mayat pada punggung, kedua telapak tangan dan kedua telapak kaki. Sehingga pada 12.30 wita jenasah korban dievakuasi oleh petugas BPBD Kota Denpasar selanjutnya dibawa ke RSUP. Prof. Ngoerah Sanglah Denpasar.

“Belum diketahui penyebab pasti kematian korban. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan baik akibat benda tajam mapun benda tumpul pada tubuh korban. Disarankan agar dilakukan Autopsi/bedah mayat untuk mengetahui kematian korban secara pasti,”papar Sukadi 

 Baca Juga: Cek Fakta! Ternyata Ganja yang Diamankan BNNP Bali di Seririt Dikirim Pakai Motor Plat Merah, Penyuluh KB!

Namun berdasarkan keterangan teman korban yakni Putu Sweca, keduanya terakhir berhubungan pada Rabu (13/9)  pukul 09.00 Wita. Dimana korban datang ke bengkel saksi di Jl. Soputan I No. 9 Denpasar. Ternyata sejak itu korban telah mengeluh sakit perut.

Putu Sweca pun saat menawarkan diri untuk menghantarnya berobat, namun hal itu ditolak korban. Sehingga pada hari penemuan saksi merasa khawatir karena koban tidak ada kabar dan tidak main ke bengkel. Korban yang bernama Widjaya Prawira itu juga diketahui telah menyewa kos tersebut selama 3 bulan. Berita duka ini pun sudah disampaikan kepada pihak keluarga korban.***

Editor : M.Ridwan
#lebam #pria sebatang kara #gunung soputan #Tewas di Kamar #baygon