DENPASAR, Radar Bali.id- Sebuah pelinggih milik keluarga Budi,86, terbakar hangus pada Jumat (15/9/2023) malam sekitar pukul 22.00 Wita. Diketahui pelinggih rong telu itu pun berada di lantai atas rumahnya.
Saat dikonfirmasi pada Sabtu (17/9/2023) Kasi Humas Polresta Denpasar membenarkan hal tersebut. “Benar, telah terjadi kebakaran 1 unit pelinggih rong telu yang beratapkan dari genteng dangan kerangka terbuat dari kayu,” paparnya. Kebakaran tersebut tentu membuat warga sekitar yang hendak berisitirhat malam geger.
Tak dijelaskan secara jelas kronologis peristiwa kebakaran tersebut, namun sekitar pukul 22.20 Wita, PMK BPBD Kota Denpasar tiba di lokasi sebanyak 2 unit.
Petugas pun dengan cekatan langsung bekerjasama memadamkan api yang telah hampir membakar habis pelinggih tersebut. “Sekita pukul 23.00 Wita api berhasil padam dan tak ada korban jiwa maupun luka-luka,” tambahnya.
Sukadi juga mengatakan setelah dilakukan pemadaman, petugas pun menyelidiki asal dari api tersebut. Ketika dilakukan penyelidikan di TKP, dapat diduga kuat kebakaran bersumber dari dupa yang dihidupkan kelurga korban ketika sembahyang di pelinggih tersebut.
Api dari dupa tersebut diuga tertiup angin sehingga mengakibatkan kebakaran.
Beruntung api tak sampai menyebar ke bangunan lain, mengingat peinggih tersebut berada di lantai atas tempat keluarga korban tinggal. Kerugian materil pun ditafsir mencapai kurang lebih Rp. 10 juta. [*]
Editor : Hari Puspita