Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Terpilih sebagai Bendesa Adat Denpasar, Begini Program Kerja yang Disiapkan Anak Agung Ngurah Alit Wirakesuma

Marsellus Nabunome Pampur • Sabtu, 30 September 2023 | 18:33 WIB
Bendesa Adat Denpasar, Anak Agung Ngurah Alit Wirakesuma.
Bendesa Adat Denpasar, Anak Agung Ngurah Alit Wirakesuma.

DENPASAR -Setelah terpilih menjadi Bendesa Adat Denpasar masa bakti 2023-2028, Anak Agung Ngurah Alit Wirakesuma merancang beberapa program kerja ke depan. Dia juga mengaku konsen terhadap isu lingkungan, salah satunya soal sampah plastik. 

Ditemui usai upacara Mejaya Jaya di Pura Desa Lan Puseh, Desa Adat Denpasar pada Jumat (29/9) sore, dia menjelaskan jika masalah sampah plastik sudah diatur dari Guru Wisesa. Sedangkan dari desa adat meregulasi. Artinya bahwa regulasi yang dibuat desa adat mempertegas yang sudah diatur dari guru Wisesa. 

"Mempertegas, apa yang menjadi tindak lanjut dari guru Wisesa. Sedangkan ketentuan mengenai pararemnya kita bahas dengan Saba desa. Nanti dari saba nanti baru meminta persetujuan dari krama desa adat," katanya. 

Desa Adat Denpasar sendiri membawahi sebanyak 106 Banjar adat yang ada. Ngurah Alit Wirakesuma terpilih menjadi Bendesa Adat Denpasar menggantikan Bendesa adat sebelumnya, AA Ngurah Rai Sudarma.

Lanjut dia bahwa ke depannya dia memiliki tiga karegori program kerja. Mulai dari program jangka pendek, program jangka tengah dan program jangka panjang. "Nah program jangka panjang salah satunya itu musaba desa. Itu belum terlaksana dan mudah-mudahan bisa terjadi," sambungnya. Sementara untuk program jangka pendek melaksanakan administrasi sistem. 

Sementara itu, AA Sudiana selaku Bendesa Madia, MDA Kota Denpasar mengatakan, upacara Mejaya Jaya dilakukan sebagi bentuk sebuah saksi kepada Niskala. "Kepada Ida Betara agar penjuru desa adat yang baru diberikan keselamatan, kesehatan untuk melaksanakan tugas di desa adat," tegaasnya. 

Dia berharap agar Bendesa adat Denpasar yang baru ini bisa melakukan penguatan  tatanan budaya Bali dan untuk peningkatan kesejahteraan krama itu sendiri. "Nah ini yang kami harapkan supaya bisa nanti dilakukan oleh prajuru desa adat yang baru," pungkasnya. (*)

Editor : Donny Tabelak
#denpasar #bendesa adat #program kerja