Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Beda Nasib Denpasar-Semarang: Gegara Terkendala Fungsi Akses, Jalan Gajah Mada Gagal Jadi Kawasan Heritage

Ni Kadek Novi Febriani • Selasa, 10 Oktober 2023 | 03:05 WIB
TERKENDALA FUNGSI AKTIF JALAN RAYA : Kawasan Jalan Gajah Mada, Denpasar, ini masih dipakai sebagai jalan umum sehari-hari. (Foto: Adrian Suwanto/Radar Bali)
TERKENDALA FUNGSI AKTIF JALAN RAYA : Kawasan Jalan Gajah Mada, Denpasar, ini masih dipakai sebagai jalan umum sehari-hari. (Foto: Adrian Suwanto/Radar Bali)

Selama ini kawasan Jalan Gajah Mada Denpasar dikenal sebagai kawasan Kota Pusaka lantaran jadi representasi dari kota tua. Indah nan khas dengan sejumlah bangunan tua yang difungsikan sebagai pertokoan, ternyata proses pengembangan terkendala akses jalan. Ini karena area itu masih menjadi  akses utama di Denpasar. Beda dengan Kota Tua di Semarang, Jawa Tengah.

FAKTA ini diungkap langsung oleh Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara. Pria yang sebelumnya menjabat wakil wali kota ini mengatakan bahwa  Jalan Gajah Mada, berbeda dengan Semarang. Ini karena bangunan tua di Kota Tua Semarang masih  utuh tidak seperti di Denpasar. 

"Kalau di Gajah Mada (Denpasar), kita jual story atau cerita," katanya, tentang status kawasan Jalan Gajah Mada di Kota Denpasar yang dikenal dengan bangunannya yang khas itu.

Di samping itu, permasalahan parkir juga masih jadi kendala dalam pengembangan Jalan Gajah Mada."Rencananya parkir itu di  bawah Lapangan Puputan Badung, tapi tidak bisa langsung jadi karena dananya Rp 360 miliar," katanya.

Pihaknya sempat berkomunikasi  bertemu dengan pengusaha di seputaran Jalan Gajah Mada dan komunitas Kampung Arab untuk memanfaatkan ruas Jalan Sulawesi. Sayangnya,  belum ada kesepakatan semua mendukung hal itu.

Selama ini kawasan Gajah Mada dimanfaatkan untuk berbagai event kebudayaan,seperti menggelar Festival Imlek dan  juga jadi lokasi  Denpasar Festival setiap tahunnya. [*]

Editor : Hari Puspita
#jalan gajah mada denpasar #heritage