DENPASAR, Radar Bali.id- Pemasangan papan nama Jalan Gajah Mada hingga ada dua dari bahan kayu dan besi yang terkesan mubasir dan buang buang anggaran, Sabtu (2/12/2023). Papan nama yang berbahan kayu ini tentu saja gampang lapuk terhadap kondisi cuaca masih tampak kokoh berdiri.
Sementara pemasangan papan nama jalan Gajah Mada berada di belakangnya, sehingga tampak ada dua papan nama jalan yang terpampang di situ. Dan, dua-duanya bertahun-tahun tetap bersebelahan berdiri di situ.
Entah apa maksudnya semoga kondisi ini dilihat dinas terkait yang memasang. Mungkin karena sama-sama masih dalam kondisi bagus. Sehingga saying untuk dibuang. [*]
Editor : Hari Puspita