Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Minim Saksi dan CCTV, Polisi Belum Endus Pelaku Buang Bayi di Tukad Mati Denpasar, Bayi Luka-luka

Andre Sulla • Senin, 11 Desember 2023 | 13:00 WIB
MISTERIUS: Polisi, Hansip, dan aparat BPBD Denpasar bersiap evakuasi bayi yang ditemukan meninggal di Tukad Mati Denpasar (10/12/2023)
MISTERIUS: Polisi, Hansip, dan aparat BPBD Denpasar bersiap evakuasi bayi yang ditemukan meninggal di Tukad Mati Denpasar (10/12/2023)

DENPASAR, radarbali.id - Temuan bayi dengan kondisi luka dan tubuh tidak lengkap terus diselidiki Polresta Denpasar. Namun sejauh ini masih menyusahkan misteri karena minim saksi dan bukti petunjuk. Polisi sementara menelusuri informasi dari masyarakat, terkait perempuan yang baru melahirkan di sekitar kawasan tersebut.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polresta Denpasar AKP Sukadi mengatakan, walaupun minim saksi dan bukti petunjuk, pihaknya terus melakukan penyelidika pembuangan bayi perempuan di Tukad (Sungai) Mati Jalan Gunung Catur II, Kelurahan Ubung, Denpasar Utara pada Rabu (6/12).

"Sejauh ini belum ada petunjuk yang mengarah kepada pelakunya. Lantaran minimnya rekaman CCTV dan saksi-saksi saat kejadian," paparnya Minggu (10/12). Pihaknya akan menelusuri informasi dari masyarakat, terkait perempuan yang baru melahirkan di sekitar kawasan tersebut.

Baca Juga: Amor Ring Acintya! Pantai Biaung Denpasar Makan Korban Bocah 13 Tahun, Begini Penyebabnya

Maka dari itu, pihaknya mengharapkan bantuan dari masyarakat terkait informasi tersebut. Diimbau kepada masyarakat untuk bantu memberikan informasi, apabila ada orang yang hamil dan baru melahirkan, tapi setelah itu tidak ada anaknya, sehingga patut dicurigai, sampaikan ke kepolisian.

"Kami masih dalami informasi dari masyarakat, terkait perempuan yang baru melahirkan di sekitar kawasan tersebut," tutupnya. Seperti berita sebelumnya, mayat bayi ditemukan di pinggir Tukad (Sungai) Mati, Jalan Gunung Catur II, Kelurahan Ubung, Denpasar Utara pada Rabu (6/12).

Bayi malang ini pertama kali ditemukan oleh dua buruh bangunan bernama A Muhamad Helmi, 23, dan Huznuz Zamzami, 28. Awalnya kedua buruh bangunan tersebut sedang berada di proyek tempatnya bekerja.

Baca Juga: Ubah Taktik, Bali United Youth U-18 Ditahan Imbang Bhayangkara FC, U-16 Keok

Ketika berdiri di jendela, mereka melihat ada sesuatu yang dikira bangkai sedang ditarik-tarik oleh seekor biawak di tanah pinggiran Tukad Mati, sekitar pukul 07.30. Kedua buruh asal Lombok Timur yang merasa penasaran ini lantas turun ke bantaran sungai untuk mengeceknya. Tak disangka, benda yang mereka kira bangkai sebenarnya adalah mayat bayi.

Temuan ini kemudian disampaikan ke mandor proyek agar diteruskan ke pihak berwajib. Tak berselang lama, aparat dari Polsek Denpasar Utara, Inafis Polresta Denpasar dan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar tiba di tempat kejadian perkara (TKP).

Selanjutnya dilakukan pemeriksaan terhadap jenazah bayi tersebut. Dari hasil pemeriksaan, diketahui bayi itu berjenis kelamin perempuan. Namun sayangnya kondisi tubuhnya mengenaskan, yakni tangan kiri sudah tidak ada, lehernya hampir putus, dan paha bagian kiri robek.

Baca Juga: Tak Mampu Jalankan Kesepakatan Olah Sampah, Dewan Denpasar Sepakat Jatuhkan Sanksi Pada PT. Bali CMPP

Berikutnya, jenazah bayi dievakuasi menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar menuju RSUP Prof Dr IGNG Ngoerah untuk proses lebih lanjut. Kepolsian pun sedang menyelidiki siapa pelaku yang tega membuang buah hatinya tersebut.***

Editor : M.Ridwan
#buang bayi #tukad mati #misterius #minim saksi #radarbali