DENPASAR- Warga dihebohkan dengan penemuan bayi jenis kelamin laki yang dibuang orang tuanya di sungai. Bayi tak berdosa itu ditemukan para pekerja nyangkut di Jaring Sungai Watch Tukad Ngenjung Jalan Bay Pass Ngurah Rai, Desa Sidakarya, Densel, Sabtu (23/12) sekitar pukul 10.15. Polisi masih selidiki siapa ibu yang tega berbuat demikian.
Kepala Seksi Hubjngan Masyarakat (Kasi Humas) Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi mengatakan, telah memintai keterangan dua orang saksi Putu Agus Indrawan, 33, warga Jalan By. Pass Nurah Rai, Gang Para Sari, Linkungan Jaba Jero, Kuta, Badung, dan Made Ragianan, 39, Jalan Pulau Bungin, No. 26, Pedungan, Densel.
Keduanya bekerja sebagai Patroli Sungai Watch, bagian pembersihan sungai wilayah Kota Denpasar. Berdasarkan keterangan dua saksi, kronologis kejadian, berawal ketika keduanya bersama tim melakukan pembersihan sungai pukul 10.15.
"Saat sedang bekerja, ada bungkusan kain nyangkut dan terlihat ada rambut keluar dari bungkusan tersebut," kata Jubir Polresta Denpasar, Sabtu (23/12).
Merasa curiga, mereka mengangkat bungkusan tersebut dengan mengunakan kayu. Lalu dikejutkan dengan terlihat ada kaki. Setelah dipastikan, di dalam bungkusan itu adalah bayi. Temuan ini menjadi heboh, lalu melapor kepada atasannya selanjutnya dilaporkan ke Polsek Densel.
"Kondisi bayi orok yang ditemukan dibungkus dengan mengunakan baju kaos warna putih, kondisi bayi masih utuh, berjenis kelamin laki laki," paparnya.
Tim identifikasi Polresta Denpasar tiba di TKP dan melakukan pemeriksaan sekitar pukul 12.25. Jenasah bayi orok di bawa ke RS Sanglah dengan mengunakan mobil BPBD Kota Denpasar, sekitar pukul 12.58.
Dugaan sementara, yakni secara kasat mata kondisi bayi orok yang masih utuh, kemungkinan baru dibuang oleh orang tuanya. Diduga bayi orok tersebut hasil dari hubungan terlarang dan sengaja dibuang untuk menutupi aib dari kedua orang tuanya.
"Kami masih menyelidiki siapa ibu yang nekat melakukan hal demikian. Yakni membuang dara dagingnya sendiri," tutup AkP Sukadi. ***
Editor : Donny Tabelak