Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Kelabakan, Hujan dan Petir Warnai Hari Terakhir Denfest 2023, Sumbang 48 Ton Sampah Selama Perhelatan

Ni Kadek Novi Febriani • Selasa, 26 Desember 2023 | 17:00 WIB
 
DIGUYUR HUJAN: Baner depan perhelatan Denpasar Festival 2023 di area Catur Muka Denpasar.
DIGUYUR HUJAN: Baner depan perhelatan Denpasar Festival 2023 di area Catur Muka Denpasar.

DENPASAR,radarbali.id Perhelatan Denpasar Festival (Denfest) ke-16 telah berakhir (25/12). Hari terakhir Denfest diguyur dengan hujan deras  disertai petir siang kemarin yang sempat membuat pengunjung dan pedagang bingung dan basah kuyup.

Beberapa barang-barang jualan  mereka juga basah.  Karena hujan yang deras disambut dengan sorakan. Syukurnya hujan deras tidak terlalu lama. Kendati demikian, kondisi lapangan becek yang merupakan tempat berjualan para UMKM makanan    di bagian timur yaitu Lapangan Puputan. 

Di sisi lain, Denpasar Festival juga banyak menghasilkan sampah rerata  12 ton lebih per hari didominasi sampah dari makanan.  Disampaikan oleh  Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar I Ketut Adi Wiguna.
 
Baca Juga: Apa Kabar Desak Made Rita Kusuma Dewi, Atlet Panjat Tebing Bali?, Jarang Bermedia Sosial, Terus Berlatih Bidik Olimpiade Paris

Adi Wiguna menjelaskan, dalam sehari pihaknya menyediakan 4 truk sampah di empat titik kawasan Denfest.

Selain itu, pihaknya juga menyiapkan 4 motor cikar untuk membawa sampah ke truk. Untuk satu truk sampah tersebut berkapasitas 4 ton.

"Empat truk penuh. Jadi ada 12 ton sampah yang dihasilkan setiap hari," kata Adi Wiguna kemarin (25/12). 
 
Baca Juga: Masih Didera Cedera, Novri Setiawan Jalani Terapi, Posisinya Diganti Andhika Wijaya

Selama  empat  hari ini  Denfest menyumbang  48 ton sampah. Jenis sampah paling banyak dihasilkan dari bungkus kertas makanan, botol plastik dan sisa-sisa makanan pengunjung.
PAKAI MANTEL: Stan makanan di arena Denfest mulai sepi saat hari penutupan diguyur hujan lebat, 25 Desember 2023.
PAKAI MANTEL: Stan makanan di arena Denfest mulai sepi saat hari penutupan diguyur hujan lebat, 25 Desember 2023.


Terkait sampah plastik, ia mengaku kesulitan melakukan pengolahan terhadap kantung dan sampah plastik kemasan.

Sejatinya  dalam Denfest ini sudah ditegaskan dilarang  menggunakan kantong plastik atau kresek bagi peserta Denfest baik dari UMKM kuliner maupun kriya dan fashion.
 
Baca Juga: Cek Fakta! Sampah TPA Sente Meluber, Tanaman Petani Tak Berkembang, Ketela Tak Berumbi, Pisang Begini

Larangan penggunaan kantong plastik sudah ditegaskan dalam Peraturan Walikota Denpasar Nomor 36 Tahun 2018 tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik. Pihaknya akan terus mengawasi stand Denfest.

"Jika ketahuan menggunakan kresek kami koordinasikan dengan Dinas Pariwisata agar tahun berikutnya keikutsertaannya dipertimbangkan," tegasnya.***
Editor : M.Ridwan
#sampah #denpasar festival #hujan dan petir #denfest 2023