Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Unik, Gerobak Listrik Jadi Tempat Berjualan Kopi Kekinian, Sering Mangkal di depan SMA N 1 Denpasar dan Pantai Sindhu

Ni Made Ari Rismaya Dewi • Senin, 15 Juli 2024 | 04:55 WIB
SRUPUT KOPI: Gerobak listrik digunakan usaha Sruput Kopi di Pantai Sindhu dan depan SMA N 1 Denpasar.
SRUPUT KOPI: Gerobak listrik digunakan usaha Sruput Kopi di Pantai Sindhu dan depan SMA N 1 Denpasar.

DENPASAR, Radarbali.id - Usaha kopi kian berkembang di Kota Denpasar. Mereka pun menyuguhkan beragam keunikan yang menarik pengunjung.

 

Seperti usaha kopi yang dijajakan dalam bentuk gerobak, Sruput Kopi, yang sering mangkal di depan SMA N 1 Denpasar dan Pantai Sindhu, Sanur.

 

Menariknya, Komang Andika Prasetya Maha Putra, 21, tak menggunakan gerobak biasa, melainkan gerobak listrik. 

Adapun menu yang disajikan terbagi dalam dua varian, yaitu kopi dan non kopi. Varian kopi berisikan menu americano, kopi susu, kopi susu gula aren, dan kopi susu sruput. 

 

“Kalau non kopi ada menu cokelat dan matcha. Paling murah americano Rp8 ribu dan paling mahal varian kopi sruput Rp13 ribu. Sisa menu lainnya semuanya Rp10 ribu,” sambungnya. 

 

Ia pun memilih mangkal di Pantai Sindhu karena tempatnya yang strategis. Berbeda dari pantai lainnya, Pantai Sindhu tetap ramai hingga malam hari karena ada banyak cafe di sana.

Sementara di hari bisa mencapai 125 cup produksi varian kopi dan non kopi. Sejak dibuka tanggal (9/6) lalu, diakuinya respon dari pembeli cukup baik.

 

“Yang lain juga antusias dengan hadirnya konsep gerobak kopi dengan harga yang terjangkau. Dengan pakai gerobak, kami tidak bayar ongkos tempat dan lain-lain, makanya kami bisa tekan harga tanpa mengurangi kualitasnya,” paparnya. 

 

Lebih lanjut, gerobak listrik ini didapatnya dari luar Bali dengan modal Rp20 juta dengan waktu pengerjaan sekitar satu bulan untuk modifikasi. ***

 

 

Editor : Made Dwija Putera
#kota denpasar #jualan kopi #gerobak listrik #Pantai Sindhu #sman 1 denpasar