Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Perumda Pasar Target Tenant Graha Yowana Suci Mulai Dibangun Juli 2024, Ini Sarana Prasarana yang Disiapkan

Ni Made Ari Rismaya Dewi • Jumat, 19 Juli 2024 | 13:30 WIB
GYS: Graha Yowana Suci (GYS) yang terletak di Jalan Hasanuddin, Denpasar tak kunjung berisikan tenant.
GYS: Graha Yowana Suci (GYS) yang terletak di Jalan Hasanuddin, Denpasar tak kunjung berisikan tenant.

DENPASAR, Radarbali.id - Graha Yowana Suci (GYS) yang terletak di Jalan Hasanuddin, Denpasar tak kunjung berisikan tenant. Pasalnya, sejak awal GYS dirancang untuk mendukung tenant-tenant milik anak muda yang ada di Kota Denpasar.

Direktur Utama Perumda Sewakadarma, Ida Bagus Kompyang Wiranata menyampaikan pihaknya sudah menyiapkan sarana dan prasarana di GYS. Seperti videotron yang mulai didirikan; dihias mural; menyiapkan sanitasi; hingga digitalisasi pada sistem jual beli.

Kendati demikian, ditemui sejumlah kendala bersama dengan tenant. Khususnya masalah pengurangan biaya sewa dan biaya operasional.

“Untuk biaya sewa, kami sudah clear-kan bahwa tidak dipungut sewa. Kemudian untuk Biaya Operasional Pasar (BOP) kami sudah turunkan,” tuturnya, Kamis 18 Juli 2024.

BOP di lantai satu yang semula Rp80 ribu/m2 diberikan keringanan hanya membayar 50 persennya atau Rp40 ribu/m2 per bulan.

Sementara di lantai dua diberikan keringanan juga sebesar 60 persen. Ialah dari Rp80 ribu/m2 menjadi Rp32 ribu/m2 per bulan. Saat ini pihaknya juga tengah menyiapkan digitalisasi sistem jual beli untuk tenant di GYS.

“Kami kerja sama dengan vendor yang nanti menyiapkan website dan sistem Point of Sale (POS)-nya. Termasuk itu juga akan ada secara digital menghitung orang yang keluar masuk,” paparnya.

Hanya saja, Pemkot Denpasar sempat mempertanyakan pungutan persentase dari POS yang kemungkinan akan memunculkan kendala lainnya.

Perihal ini diakuinya sedang dibahas bersama dengan kelompok kerja (pokja) serta vendor. Dari pihak vendor pun sudah mengatakan akan fleksibel untuk pembiayaan website dan biaya digital yang akan dikutip.

“Persentase sebenarnya kami akan kenakan pada konsumen. Karena kami juga akan menyediakan tempat hiburan seperti musik dan sebagainya. Yang mana konsumen datang ke sana kan menikmati itu,” kata Kompyang.

Potongannya pun dirancang tak terlalu banyak. Untuk pembelian di bawah Rp10 ribu akan dikenakan 15 persen. Kemudian di atas Rp10 ribu sampai dengan Rp30 ribu hanya dikenakan 12 persen.

Semakin tinggi pembelian yang dilakukan konsumen, maka persentasenya akan semakin rendah di dalam nota pembelian.

Kendati demikian, Wakil Wali Kota Denpasar diakuinya meminta agar persentase per nota dikaji kembali.“Minggu depan kami akan putuskan apakah persentase atau kutip akan kita terapkan. Ini masih digodok sama tim pokja,” ujarnya.

Kalaupun nanti dianggap memberatkan, biaya POS tak akan dikutip dari konsumen lagi. Melainkan dibiayai menggunakan dana dari Perumda Pasar.

Adapun kuota tenant di Graha Yowana Suci saat ini yakni 14 tenant. Dengan nilai biaya sewa dan BOP yang sudah diturunkan, GYS mendapatkan tanggapan yang positif. “Kami undang tenant ini untuk ketemu lagi, dikurasi ulang nanti. Semua yang ikut kurasi kami akan undang lagi yang memenuhi syarat administrasi,” terangnya.

Sebelumnya beberapa UMKM anak muda dari luar kota dinyatakan gugur. Namun pada kurasi kedua ada yang masih tak memberikan kepastian kerja sama. Sehingga tenant belum bisa dibangun.

Wakil Wali Kota Denpasar pun telah menargetkan agar tenant-tenant mulai dibangun bulan Juli hingga Agustus 2024 ini. “Sekarang ini harus sudah mulai dibangun, kalau perlu di minggu depan sudah harus ada yang dibangun. September sudah operasional,” ungkapnya.

Dengan beragam keringanan yang ditawarkan, diharapkannya agar masyarakat muda di Kota Denpasar dapat mengambil kesempatan membuka bisnisnya di Graha Yowana Suci. ***

 

Editor : Made Dwija Putera
#perumda sewakadarma #pasar badung denpasar #graha yowana suci #pemkot denpasar