DENPASAR, radarbali.id - Pedagang tumpah kerap kali ditemui di badan jalan maupun trotoar sekitar Pasar Phula Kerti dan Pasar Sanglah, Desa Dauh Puri Klod, Denpasar Barat.
Hal ini pun menjadi atensi dari Satpol PP Kota Denpasar dengan melakukan penertiban terhadap pedagang yang berjualan menggunakan badan jalan dan trotoar pada Sabtu (20/7/2024).
"Kalau di Pasar Phula Kerti, pedagang buah-buahan, sayur, (dagangannya, red) ditaruh di trotoar. Sehingga bikin kemacetan di Jalan Waturenggong menuju RS Prof Ngoerah," tuturnya, kemarin (21/7/2024).
Bukan sekali ini, diakuinya pedagang-pedagang tumpah ini sudah sering dibina dengan ditertibkan. Namun masih saja ada pedagang yang membandel.
"Kalau sekarang sudah mau tertib, ga seperti dulu lagi. (Masih, red) ada beberapa yang bandel. Kalau anggota satu minggu atau dua minggu tidak kesana, sudah mulai dia berani lagi ke trotoar," sambungnya.
Dari hasil penertiban, pihaknya telah melakukan pembinaan terhadap sepuluh pedagang yang berjualan di trotoar. Mereka telah diarahkan untuk pindah berjualan di Pasar Phula Kerti maupun Pasar Sanglah.
Baca Juga: Singo Edan Mengaum di Dipta, Bali United Tumbang di Kandang, Sial Gagal Manfaatkan Penalti
Nantinya jika pembinaan dari anggota berkali-kali diabaikan, maka akan dilakukan pemanggilan dan tindak pidana ringan (tipiring).
Untuk memastikan para pedagang berjualan dengan tertib, Anggota Satpol PP yang bertugas malam telah rutin dikerahkan untuk melakukan penertiban di kawasan tersebut.***
Editor : M.Ridwan