DENPASAR, radarbali.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar telah menetapkan sepuluh program kegiatan strategis di tahun 2024. Di antaranya pembangunan Puskesmas Denpasar Barat; rehabilitasi jalan kawasan Jalan Pulau Moyo di Kecamatan Denpasar Selatan; pemeliharaan berkala Jalan Sidakarya di Kecamatan Denpasar Selatan; Pembangunan Jembatan Tukad Badung menuju Setra Desa Pekraman Pemogan di Kecamatan Denpasar Selatan; dan rehabilitasi jalan dan pembuatan trotoar Jalan Sahadewa, Jalan Yudistira, Jalan Gatot Kaca, dan Jalan Kumbakarna di Kecamatan Denpasar Utara.
Kemudian rehabilitasi jalan kawasan Jalan Tukad Pakerisan di Kecamatan Denpasar Selatan; penanganan long segment, pemeliharaan rutin, pemeliharaan berkala, peningkatan/rekonstruksi Jalan Tukad Pakerisan; pembangunan amenitas dan atraksi kawasan wisata pedesaan dan desa wisata pada Desa Serangan; rehabilitasi jalan kawasan Jalan Tukad Badung Kecamatan Denpasar Selatan; pembangunan gedung lantai 3 di SDN 21 Dauh Puri; dan pembangunan ruang kelas lantai 3 di SMP Negeri 14 Denpasar.
Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kota Denpasar, Ida Bagus Putu Eka Jayana menyampaikan program strategis ini sesuai dengan Surat Keputusan Wali Kota Denpasar.
Baca Juga: Sukses Pasang ”Jebakan” untuk Saksi Ahli, Sidang Lanjutan OTT Bendesa Adat Berawa Diwarnai Debat Panjang
"Ini semuanya sudah berproses dan berjalan untuk sejumlah sepuluh program yang sudah ditetapkan. (Progresnya, red) rata-rata positif," tuturnya.
Setelah dilakukan monitoring dan koordinasi lapangan, hanya ada beberapa kendala kecil dan tak sampai ekstrim selama pengerjaannya. Pasalnya, proses pengerjaan baru berjalan dan memasuki Triwulan II.
Dicontohkannya pengerjaan program prioritas peningkatan jalan sekaligus satu paket dengan perbaikan gorong-gorong saluran air dan trotoar oleh Dinas PUPR dan PDAM.
Baca Juga: Tak Berubah, Bali United Masih Pasang Target Lima Besar, Siapkan Banyak Pemain Muda, Begini Harapannya
"Kendala lapangannya, pertama ketika akan melakukan perbaikan atau peningkatan gorong-gorong. Biasanya di sepanjang gorong-gorong banyak dijumpai pipa PDAM saluran ke rumah tangga warga," paparnya.
Hal inilah yang perlu dikondisikan sedemikian rupa, sehingga saluran pipa PDAM ke rumah warga terganggu. Kendala lainnya seperti keberadaan pohon perindang di beberapa lokasi rencana perbaikan trotoar, ataupun ketika posisi pohon perindangnya berada tepat di posisi utama saluran akan diperbaiki.
Karena pertimbangan teknis tidak memungkinkan untuk dipertahankan, Dinas PUPR berkoordinasi dengan DLHK seizin pimpinan Pemkot Denpasar akan melakukan penebangan atau pemotongan, termasuk merencanakan penanaman pohon barunya.
Terkait target pengerjaan masing-masing program, disebutnya bervariasi sesuai dengan rentang waktu yang diberikan di kontrak, serta besar kecilnya volume kegiatan. Kendati demikian, pihaknya mengaku optimis sepuluh program prioritas dapat dirampungkan 100 persen tahun ini.
Baca Juga: Gencarkan Vaksinasi Rabies hingga Door to Door, Distan Denpasar Catat Capaian 73,94 Persen pada Juli 2024
"Sebagaimana yang disampaikan oleh pimpinan senantiasa menjaga optimisme. Bahkan pimpinan selalu mengarahkan untuk semua kegiatan bisa dipacu, sehingga penyelesaiannya lebih awal," kata Eka.
Oleh karenanya tak harus sampai menunggu target atau tenggat waktu yang diatur dalam kontrak.
"Sebisa mungkin dikejar untuk bisa berproses lebih awal dengan tetap yang menjadi arahan pimpinan kualitas yang harus di jaga. Jadi tepat waktu, tepat mutu," sambungnya.
Baca Juga: Polsek Kuta Kecolongan Lagi, Komplotan Jambret Terus Makan Korban WNA
Adapun progres pengerjaan rehabilitasi jalan; pembangunan jembatan; serta pembangunan amenitas sudah dimulai sejak rentang bulan Mei-Juni 2024 dengan realisasi di bawah 10 persen.
Sedangkan progres pembangunan gedung lantai 3 SDN 21 Dauh Puri sudah mencapai 43,59 persen, dan pembangunan ruang kelas lantai 3 SMP Negeri 14 Denpasar mencapai 29,400 persen.
"Dari sepuluh program prioritas, sembilan sudah dalam tahap pengerjaan. Satu baru tanda tangan kontrak (Puskesmas Denbar, red), jadi belum kami hitung untuk rata-ratanya," terangnya.
Baca Juga: Suami Pergoki Istri dan Lelaki PNS Mendesah Kencang di Kamar Hotel, Langsung Lapor Polisi
Lebih lanjut, hingga Triwulan II Tahun 2024, Anggaran Pendapatan Daerah Kota Denpasar telah direalisasikan sebesar Rp1.480.220.649.770,73 atau 60,78 persen dari anggaran pendapatan Rp2.435.573.971.969,00.
Kemudian Anggaran Belanja Daerah yang dirancang sebesar Rp2.707.994.059.490,00 dan telah direalisasikan 47,35 persen atau Rp1.282.271.773.495,72. Selanjutnya capaian progres fisik Pemerintah Kota Denpasar Tahun Anggaran 2024 yaitu 49,03 persen.
"Itu angka kumulatif, rata-rata dari seluruh kegiatan/program yg dikelola atau dilaksanakan OPD. Termasuk untuk program strategis di dalamnya," jelasnya.
Selain itu, capaian progres keuangan hingga Triwulan II mencapai 47,35 persen.***