Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Kabar Duka, Kepala BPS Provinsi Bali Meninggal Dunia , Kondisi Sempat Stabil Usai Operasi  

Marsellus Pampur • Rabu, 7 Agustus 2024 | 03:46 WIB

 

BERDUKA: Kepala BPS Provinsi Bali, Endang Retno Sri Subiyandani dinyatakan meninggal dunia pada, Senin 5 Agustus 2024.
BERDUKA: Kepala BPS Provinsi Bali, Endang Retno Sri Subiyandani dinyatakan meninggal dunia pada, Senin 5 Agustus 2024.

DENPASAR, Radarbali.id- Kabar mengejutkan datang dari kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali. Kepala BPS Provinsi Bali Endang Retno Sri Subiyandani meninggal dunia pada, Senin 5 Agustus 2024 sekitar pukul 18.26 Wita. Diduga, Retno meninggal karena sakit yang dideritanya beberapa waktu belakangan ini.

 

Kadek Agus Wirawan selaku PLH Kepala BPS Provinsi Bali saat dikonfirmasi Selasa 6 Agustus 2024 membenarkan kabar itu. Dia mengatakan, wanita kelahiran Jakarta 23 Oktober 1964 itu mengalami gejala sakit sejak Juli 2024 lalu. Pada tanggal 22 Juli, dia mengalami mual dan muntah-muntah.

 

”Namun karena beban pekerjaan dan semangat, beliau masih berusaha ke kantor,” katanya. Sehari setelahnya, tanggal 23 Juli Retno sempat dirawat dokter. Saat itu dia disarankan agar menjalani rawat inap. Namun dia memilih untuk menjalani rawat jalan.

 Baca Juga: Jelang HUT RI ke-79 , Semarak Merah Putih Warnai Ruang Sidang di PN Denpasar

Pada tanggal 25 Juli, Retno dirawat inap di rumah sakit Bhakti Rahayu Denpasar. Setelah menjalani perawatan dan observasi, medis menyatakan kadar gula dalam tubuhnya lebih dari 500. Selain itu pihak medis juga menyatakan bahwa Retno juga mengalami gangguan pada jantung.

 

”Jadi banyak keluhan beliau. Dirawat dikasih obat, terakhir didiagnosa usus buntu. Akhirnya dirujuk ke rumah sakit Bali Mandara. Di sana juga sama, karena indikasi usus buntu harus dioperasi,” bebernya.

 

Pada tanggal 1 Agustus 2024, Retno menjalani operasi usus buntu di RS Bali  Mandara Denpasar. Setelah itu, dia sempat dipindahkan ke ruang perawatan. Setelah operasi, tepatnya pada akhir pekan lalu, hari Sabtu dan Minggu, kondisi Retno cukup stabil. Bahkan Wirawan mengaku jika saat itu sempat ada beberapa kerabat dan rekan kerja yang menjenguk. ”Sabtu Minggu kondisinya ngobrol, sadar masih menerima beberapa yang berkunjung,” ungkapnya.

 

 

Lalu pada Senin (5/8), Retno dinyatakan drop, sehingga harus dilarikan ke ruang ICU. ”Sempat mau diambil tindakan cuci darah, tapi saat mau dilakukan tindakan beliau berpulang sekitar pukul 18.25 Wita. Jasadnya disemayamkan di rumah duka Mumbul, Kuta Selatan,” pungkasnya. Rencananya jasadnya akan dikebumikan pada Rabu 7 Agustus 2024. ***

 

Editor : Made Dwija Putera
#sakit #statistik #Kepala BPS Provinsi Bali Endang Retno Sri Subiyandani meninggal dunia #bps bali