Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Pengurus IDI Wilayah Bali Masa Bakti 2024-2027 Resmi Dilantik, Siap Bersinergi dengan Pemerintah Daerah  

Ni Made Ari Rismaya Dewi • Minggu, 11 Agustus 2024 | 03:19 WIB

 

IDI: Pelantikan Pengurus IDI Wilayah Bali Masa Bakti 2024-2027, Sabtu 10 Agustus 2024  di Ruang A. A. Made Djelantik, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Denpasar.
IDI: Pelantikan Pengurus IDI Wilayah Bali Masa Bakti 2024-2027, Sabtu 10 Agustus 2024 di Ruang A. A. Made Djelantik, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Denpasar.

DENPASAR, Radarbali.id - Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Bali telah dilantik secara resmi, Sabtu 10 Agustus 2024 di Ruang A. A. Made Djelantik, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Denpasar.

 

Dalam kesempatan ini, DR. Dr. I Made Sudarmaja, M.Kes dilantik sebagai Ketua Wilayah IDI Bali Masa Bakti 2024-2027 menggantikan Ketua IDI Wilayah Bali Masa Bakti 2017-2024, Dr. I Gede Putra Suteja.

 

Di awal masa baktinya, Sudarmaja menyoroti dikeluarkannya Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

 

”Pertama kami akan melakukan konsolidasi organisasi dulu terkait banyaknya perubahan. Kami akan melihat di mana peran kami yang bisa kami lakukan,” tuturnya.

 Baca Juga: Jelang HUT RI ke-79, Dokter Bagus Darmayasa Hadiahi Pangdam IX Udayana Lukisan Puputan Margarana

Menurutnya, ada beberapa fungsi dan wewenang yang dulunya berada di organisasi profesi, khususnya IDI, telah dihilangkan. Salah satunya yakni terkait etika yang dahulunya berada di organisasi profesi.

 

Sebelumnya, organisasi profesi berhak untuk merekomendasikan atau tidak yang melanggar etika. Tetapi sekarang sudah tidak ada lagi.

 

Namun sebagai organisasi, pihaknya akan selalu menjaga etika. Hanya saja, sudah tidak punya power seperti dulu lagi. Sehingga IDI Wilayah Bali akan melihat apa yang bisa dilakukan ke depan.

 

”Kemudian selalu menjaga kerja sama dengan instansi terkait. Karena dari instansi bisa diakui eksistensi kami. Kami akan merasa bahwa organisasi ini pasti bermanfaat bukan hanya bagi dokter, tetapi bagi masyarakat,” kata Sudarmaja.

 Baca Juga: Mengenal Sosok Prof. Antara, Mantan Rektor Unud di Mata Keluarganya

Dengan dilantiknya para pengurus IDI Bali, ia meyakini organisasi dapat kompak dan bersama rekan-rekannya akan dapat menjalani organisasi ini ke depannya.

 

Hal serupa disampaikan Ketua Umum PB IDI, DR. Dr. Moh Adib Khumaidi, Sp.OT., yang juga menyerukan agar para pengurus IDI dapat solid, kuat, dan mengelola organisasi ini lebih bermanfaat. ”IDI wilayah dan cabang akan lebih berperan dan memang nanti yang harus diperhatikan juga bagaimana survival organisasi ini tetap bisa terlaksana,” ujarnya.

 

Ialah dengan semakin banyak membuat ide-ide, inovasi program, dan amal usaha yang bisa dilakukan sebagai suatu upaya mendukung.

 Baca Juga: Civitas Akademika Unud Berikan Penghormatan Terakhir untuk Prof. Antara

Lebih lanjut, Penjabat (Pj.) Gubernur Bali, S.M. Mahendra Jaya yang diwakili oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Dr. dr. l Nyoman Gede Anom, M.Kes memberikan apresiasinya atas kerja keras para tenaga kesehatan, khususnya para dokter.

 

”Kami berharap IDI dapat terus bersinergi dengan Pemda yang segenap sektor kesehatan. Kepada pengurus yang baru dilantik, kami harap segera melakukan konsolidasi organisasi menyusun rencana aksi,” ungkapnya.

 

Diharapkannya ke depan IDI Wilayah Bali mampu memajukan profesi dokter, meningkatkan profesionalisme, dan memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat. ”Kemudian berperan sebagai salah satu elemen pembangunan di bidang kesehatan di Provinsi Bali,” sambungnya. ***

 

 

Editor : Made Dwija Putera
#idi bali #ketua idi bali #Universitas Udayana (UNUD) Bali #pemerintah daerah