DENPASAR, Radarbali.id - Sebuah pohon beringin berusia 25 tahun di depan Pasar Badung tumbang, Minggu 25 Agustus 2024. Kepala Pelaksana BPBD Kota Denpasar, Ida Bagus Joni Ariwibawa memaparkan pohon tumbang kurang lebih pukul 15.30 Wita.
”Tumbangnya perlahan-lahan dan disaksikan oleh warga sekitar Wangaya yang akan latihan menari di pura,” ujarnya.
Dijelaskannya kondisi lalu lintas ketika pohon tumbang relatif sepi dibandingkan sebelumnya. Hanya ada satu sepeda motor dan satu mobil yang melintas di jalan tersebut.
Baca Juga: Pohon Tumbang Gegara Angin Kencang Sempat Menutup Jalan di Desa Baktiseraga, Buleleng
Sedangkan ada kurang lebih lima motor yang parkir di bawah pohon beringin milik para ibu-ibu yang latihan menari di pura desa juga ikut tertimpa. ”Penyebabnya kalau dilihat akarnya lapuk semua. Kemudian angin cukup kencang dan sempat hujan tadi. Jadi berat daun-daunnya,” kata Joni.
Menurut informasi yang diterimanya, tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Pihaknya bersama dengan Damkar Kota Denpasar san DLHK Kota Denpasar pun sudah berjibaku untuk melakukan penanganan selama tiga jam.
Armada yang dikerahkan yakni tiga mobil tangga dari DLHK Kota Denpasar; satu mobil operasional dari Damkar Kota Denpasar; satu mobil operasional dari BPBD Kota Denpasar; chainsaw dari masing-masing instansi; dan dibantu juga oleh warga sekitar.
Baca Juga: Wali Kota Jaya Negara Apresiasi Aksi dan Sosialisasi Tukad Badung Merdeka Sampah Jawa Pos Radar Bali
Adapun anggota yang dikerahkan dari BPBD Kota Denpasar yakni 7 orang; Damkar Kota Denpasar 6 orang; dan DLHK Kota Denpasar 20 orang. ”Syukur dari ujung pohon tidak sampai melewati Jalan Gajah Mada ke pura. Sehingga pura desa di Pasar Badung aman,” terangnya.
Menurut penuturan dari saksi mata, Jro Prima, 40, dirinya mendengar bunyi retakan yang keras dari arah pohon yang berjarak 3 meter dari tempatnya. Saat kejadian, dirinya bersama ibu-ibu dari sanggar tari di pura desa sedang berkumpul untuk merayakan HUT.
”(Bunyi, red) kretek kretek dari bawah, akarnya sudah keluar semua dan pohon jatuh ke arah utara. Jatuhnya pelan-pelan, untungnya saya selamat,” tuturnya.
Baca Juga: Singaraja Literary Festival Ajak Masyarakat Buleleng Cinta Kearifan Lokal
Namun ada satu orang wanita remaja yang melintas dengan sepeda motor tertimpa hingga tak sadarkan diri. Dirinya bersama warga sekitar pun lantas membantunya dan meminta bemo yang lewat untuk melarikannya ke RS Wangaya. ”Lalu ada satu korban laki-laki luka ringan ikut bantu bawa ke RS Wangaya. Sisanya kendaraan tertiban pohon,” sambungnya. ***
Editor : Made Dwija Putera