Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Rumah Hantu Ikut Ramaikan Graha Yowana Suci Denpasar, Siap Tarik Pengunjung Mulai September 2024

Ni Made Ari Rismaya Dewi • Rabu, 18 September 2024 | 04:03 WIB
GYS: Graha Yowana Suci (GYS) berlasokasi Jalan Hasanuddin, Denpasar menghadirkan wahana rumah hantu.
GYS: Graha Yowana Suci (GYS) berlasokasi Jalan Hasanuddin, Denpasar menghadirkan wahana rumah hantu.

DENPASAR, Radarbali.id - Ada yang baru di Graha Yowana Suci (GYS), Jalan Hasanuddin, Denpasar. Tak hanya mendukung tenant-tenant anak muda Kota Denpasar, beragam event akan digelar untuk menarik minat pengunjung ke GYS.

Kepala Bagian Usaha dan Jasa Perumda Sewakadarma Ida Bagus Made Widiantara ungkap, pihaknya tengah menjajaki wahana rumah hantu untuk dioperasikan di GYS. ”Kami rencana membuat rumah hantu. Nanti di lantai 2 rencana kami. Mudah-mudahan berhasil, masih penjajakan,” ujarnya Selasa 17 September 2024.

Pihak wahana rumah hantu juga sudah mengajukan proposal kepada Perumda Sewakadarma. Untuk lama operasionalnya, akan tergantung dari realisasi di lapangannya. Diharapkan  wahana rumah hantu ini dapat beroperasi dalam waktu yang lama. Sehingga bisa menjadi daya tarik tersendiri.

”Sasaran marketnya untuk anak muda dan orang tua yang berjiwa muda. (Progres, red) sudah mau jalan, dia sudah mulai loading untuk alat-alat yang akan mereka pasang. Mungkin per 22 September ini rencananya sudah mulai buka,” kata Widiantara.

Sementara soft opening untuk tenant-tenant yang ada di GYS akan dilakukan di awal Oktober 2024 mendatang. Hingga saat ini, Perumda Pasar sudah mulai melakukan penyisihan tenant. ”Sekarang tenant yang sudah di lapangan dan sedang melakukan aktivitas itu baru enam tenant di lantai 1,” sambungnya.

Sebagian besar tenant yang berada di lantai 1 bergelut di bidang kuliner. Mulai dari kuliner mie, kopi, hingga jajanan anak muda. Adapun jumlah keseluruhan tenant, direncanakan sebanyak 14 yang juga akan ditempatkan di lantai 2. Berdasar surat penugasan, lantai 1 diberikan pengurangan biaya operasional pasar (BOP) sebesar 50 persen, menjadi Rp40 ribu/m2 per bulannya.

Baca Juga: Perumda Pasar Target Tenant Graha Yowana Suci Mulai Dibangun Juli 2024, Ini Sarana Prasarana yang Disiapkan

Sementara di bagian lantai 2 akan dikurangi 60 persen menjadi sekitar Rp32 ribu/m2 per bulan. Diakuinya untuk progres soft opening GYS baru mencapai 30 persen karena belum semua tenant berisi. Namun pihaknya tetap gencar menarik minat pengunjung.  ”Mungkin di akhir bulan ini akan ada kegiatan event anak muda di plaza. Kami sudah berkoordinasi dengan tim pokja yang menangani ini,” ungkapnya. Dengan demikian, diharapkannya keberadaan event ini juga bisa menarik pengunjung untuk datang ke GYS. ***

 

 

Editor : Made Dwija Putera
#pengunjung #wahana rumah hantu #perumda sewakadarma #graha yowana suci