DENPASAR, Radarbali.id - Kendaraan tradisional dokar masih eksis hingga kini dan bisa dinikmati oleh masyarakat maupun wisatawan di kawasan Heritage Kota Denpasar. Titiknya ialah di Jalan Sulawesi, Pasar Badung dan Terminal Tegal dengan masing-masing titik sudah tersedia empat dokar.
Khusus di hari Sabtu dan Minggu, masyarakat maupun wisatawan dapat berkeliling kawasan heritage secara gratis mulai pukul 09.00 hingga 16.00 Wita. Di tahun 2025, Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar Ni Luh Putu Riyastiti memastikan program dokar gratis akan tetap dilaksanakan.
”Tetap gratis dan kami sudah lengkapi treatment audio yang bisa menjelaskan tentang heritage atau situs yang dilewati. Karena kami tahu kelemahan dari dokar kami adalah kami memberdayakan orang-orang tua,” tuturnya, kemarin (23/10).
Diakuinya, mereka tidak bisa atraktif menjelaskan maupun menyapa tamu, dan hanya menjalankan tugasnya sebagai kusir. ”Pakai aplikasi, di 2024 sudah ada, cuma sekarang ini kami upgrade lagi, karena ini masih belum sempurna dan baru langkah awal kami. Masih dimatangkan,” sambungnya.
Kusir yang akan bekerja pun masih sama dengan tahun 2024 ini. Begitupun dengan rutenya yang masih mengitari kawasan heritage Denpasar saja, serta armadanya yang masih sama dengan memberdayakan kusir yang ada.
Pihaknya pun sempat ingin mencoba untuk menambah armada, tetapi dibuat seperti bukan dokar dan kapasitasnya lebih besar. ”Perajin dokarnya ada tidak di sini dan ditambah dengan kemacetan sekarang, apakah kami bisa mencapai sebuah solusi? Perlu kami pikirkan,” kata Riyastiti. **
Editor : Made Dwija Putera