DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan, pasar Murah telah diadakan beberapa kali di Kota Denpasar.
Uniknya, Banjar Kertasari, Desa Adat Peguyangan berinisiatif menggelar pasar murah bersubsidi, Minggu (20/4) di Balai Banjar Kertasari.
Pasar murah berlangsung dari pukul 08.00 hingga 18.00 WITA dengan melibatkan pelaku UMKM dari wilayah Banjar Kertasari.
Kelian Banjar Kertasari, I Gusti Ngurah Sardula memaparkan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian banjar terhadap krama dan pelaku UMKM lokal.
“Pasar murah bersubsidi ini secara khusus menyediakan alat-alat keperluan upacara, sekaligus membantu perputaran ekonomi pelaku usaha mikro,” ujarnya.
Adapun komoditas yang disediakan yakni berbagai kebutuhan upakara seperti canang, janur, dupa, bumbu dapur, kue banten, buah, sampian, bahan penjor, patungan daging babi, hingga aneka kuliner.
Krama yang berbelanja di pasar murah ini akan mendapatkan keuntungan. Pertama, krama akan mendapatkan subsidi 10 persen dari nilai belanja.
Baca Juga: Kunjungan ke Pura Lempuyang, Karangasem, Sementara Ditutup Lima Hari, Ini Penyebabnya
"Kedua, setiap krama juga memperoleh voucher belanja gratis senilai Rp30 ribu yang tidak bisa dipindahtangankan,” sambungnya.
Anggaran subsidi bagi krama ini bersumber dari kas Banjar Kertasari. Hal ini sekaligus sebagai bentuk kepedulian kolektif untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan spiritual dan ekonomi masyarakat.
Panitia pasar murah juga mengadakan undian door prize dengan hadiah utama berupa tiga paket patungan babi dam hadiah menarik lainnya. Disebutnya sebagian besar hadiah merupakan kontribusi dari UMKM peserta pasar murah.
Baca Juga: De Gadjah Akan Jadi Host Siniar, Wadah Aspirasi Masyarakat Terzalimi
Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa pun mengapresiasi inisiatif Kelian Banjar Kertasari yang secara konsisten menyelenggarakan pasar murah.
"Kegiatan ini memberikan manfaat ganda, yakni membantu masyarakat memperoleh kebutuhan upakara dengan harga terjangkau. Sekaligus mendukung eksistensi UMKM di lingkungan sekitar," ungkapnya.***
Editor : M.Ridwan