DENPASAR, RadarBali.id- Pemandangan berbeda terlihat di Pura Desa Kesiman di Denpasar Timur. Hiasan yang khas kembali semarak dengan tradisi ngerebong yang diwarnai lomba penjor pangerebongan, pada Sabtu (10/5/2025).
Tradisi ini dilangsungkan seminggu setelah Hari Raya Kuningan yang bertempat di depan dan dalam pura di Pura Pangerebongan, sebagai bagian dari piodalan di Pura Pangerebongan.
Tak hanya dikenal dengan ritual ngerebong yang unik, tradisi ini juga menjadi ajang kreativitas para pemuda atau sekaa teruna (ST) alias aguyuban muda-mudi di setiap banjar di Desa Kesiman. Penjor-penjor yang dilombakan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat, wisatawan.
Kreativitas sekaa teruna boleh dituangkan dalam desain penjor, namun makna di baliknya tidak boleh dilupakan. Penjor harus tetap dilengkapi dengan pala gantung, pala bungkah, dan palawija, yang melambangkan hasil bumi dan rasa Syukur kepada Sang Pencipta. [*]
Editor : Hari Puspita