DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Aksi brutal kawanan geng motor kembali meresahkan. Seorang pria menjadi korban pengeroyokan disertai perampasan di Jalan Gatot Subroto, tepatnya di utara Lapangan Tenis Gedung PWI, Desa Dauh Puri Kaja, Kecamatan Denpasar Utara, Kota Denpasar, Minggu dini hari (3/8/2025) sekitar pukul 00.00 WITA.
Korban diketahui berinisial IGPW, 30, kelahiran Jakarta yang berdomisili di Gang Jepun, Jalan Dewi Sri, Desa Batubulan, Sukawati, Gianyar. Ia dikeroyok oleh segerombolan pemuda yang diduga merupakan bagian dari geng motor.
Keterangan saksi sekaligus pelapor, MSW, 57, asal Tabanan, menyebutkan bahwa sebelum kejadian, korban terlihat melintasi perempatan Taman Kota dari arah timur.
Saat berselisih jalan dengan kelompok pemuda diduga kawanan geng motor dari arah selatan. Yang bersangkutan tiba-tiba diteriaki hingga terjatuh.
"Setelah jatuh, korban dilindas salah satu motor dari gerombolan tersebut. Tak lama kemudian, ia langsung dikeroyok ramai-ramai oleh mereka," ujar sumber mengutip keterangan saksi MSW kepada petugas.
Usai menganiaya, para pemuda berkisar balasan orang itu langsung kabur meninggalkan korban dalam kondisi luka dan kehilangan barang berharga. Satu buah tas selempang milik korban ikut raib, berikut dompet di dalamnya.
Akibat kejadian tersebut, IGPW mengalami luka lecet di bawah mata kiri, luka di siku kanan, serta kaki kanan yang diduga patah akibat benturan keras.
Pihak kepolisian dari Polsek Denpasar Utara yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi dan melakukan pengecekan rekaman CCTV di sekitar TKP. Korban juga telah disarankan untuk menjalani visum guna kepentingan penyidikan.
Kepala Seksi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, membenarkan adanya laporan tersebut bahkan korban diketahui alami patah tulang kaki.
“Ya ditangani Polsek Denpasar Utara. Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk memintai keterangan saksi dan korban. Kami menghimbau warga untuk lebih waspada saat beraktivitas malam hari," pungkas Jubir Polresta Denpasar. ***
Editor : M.Ridwan