DENPASAR, Radar Bali.id – Memahami prinsip aerodinamika dan elektronik tak lagi sulit bagi anak-anak. Melalui sebuah lokakarya unik di Desa Serangan, Denpasar, belasan anak tingkat sekolah dasar diajak merakit drone mini dengan bahan yang tak biasa, yaitu tusuk sate.
Kegiatan yang digagas oleh Fab Lab Bali dan Cast Foundation ini dipimpin oleh Duwi Arsana, seorang tokoh yang dikenal ahli dalam bidang maker-education.
Sebanyak 14 anak dari Banjar Dukuh, Desa Serangan, berpartisipasi dalam lokakarya ini, dibagi menjadi tiga kelompok.
Athina Dinda Ibrahim, Project Development Manager Cast Foundation, menjelaskan bahwa lokakarya ini bertujuan membangun keterampilan dasar dan memperkenalkan konsep sains secara praktis.
"Anak-anak tidak hanya belajar merakit rangka dan sistem penggerak, tetapi juga diajak berpikir kreatif tentang inovasi bahan ramah lingkungan," jelasnya pada Minggu (31/8/2025).
Selain mengenalkan konsep dasar aerodinamika, lokakarya ini juga dirancang untuk:
- Meningkatkan kesadaran tentang penggunaan bahan daur ulang.
- Menumbuhkan kemampuan kerja sama, kreativitas, dan rasa ingin tahu terhadap sains dan teknologi.
- Memberikan pengalaman langsung tentang cara kerja baling-baling (propeller) sebagai contoh energi yang menggerakkan alat.
Setelah seluruh komponen terpasang, drone-drone sederhana tersebut diuji coba dan berhasil terbang dengan sempurna. "Anak-anak sangat menikmati proses belajar bersama para kakak dari Fab Lab Bali dan Duwi Arsana," pungkas Athina.[*]
Editor : Hari Puspita