DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Ratusan pengemudi ojek online (Ojol) yang tergabung dalam Paguyuban Ojol Bali mendatangi Mapolresta Denpasar pada Senin (8/9). Kehadiran mereka bukan untuk berunjuk rasa, melainkan menunjukkan solidaritas sekaligus komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Bali.
Kedatangan rombongan Ojol yang dipimpin Ketua Paguyuban, Gunawan, disambut langsung Kapolresta Denpasar Kombes Pol Muhammad Iqbal Simatupang, S.I.K., M.H. Suasana hangat terlihat ketika perwakilan Ojol menyerahkan bunga kepada Kapolresta dan jajarannya sebagai simbol kemitraan dan dukungan moral.
Kapolresta Iqbal menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang ditunjukkan komunitas Ojol. Ia menegaskan bahwa kepolisian selalu membuka pintu bagi masyarakat, termasuk para pengemudi ojek online, untuk bersama-sama menjaga Bali tetap aman dan kondusif. “Polresta Denpasar adalah rumah bagi kita semua," cetus Kombes Iqbal.
"Jika ada persoalan, mari selesaikan dengan dialog. Kita ingin Bali tetap damai, karena citra pariwisata juga ditentukan dari keamanan dan ketertiban,” tambah Iqbal. Dalam aksi tersebut, sejumlah spanduk terbentang dengan pesan damai seperti: “Ojol Bali Tolak Aksi Anarkis”, “Mari Jaga Bali Tetap Kondusif”, dan Bersama Polri Wujudkan Bali Aman dan Damai.”
Gunawan, selaku ketua paguyuban, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan aksi protes melainkan ajang silaturahmi. Pihaknya ingin menunjukkan bahwa Ojol di Bali adalah mitra Polri, bukan ancaman. Kejadian yang menimbulkan kesan negatif kemarin tidak mewakili kami semua.
"Justru kami ingin hadir sebagai bagian dari solusi,” ujarnya. Langkah solidaritas ini diapresiasi jajaran kepolisian. Menurut mereka, kehadiran Ojol dengan pesan damai menunjukkan peran penting komunitas transportasi daring dalam menjaga citra Bali. "Ya, jaga bali sebagai daerah pariwisata yang harmonis dan berbudaya," tutupnya.***
Editor : M.Ridwan