DENPASAR, Radar Bali.id – Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara, memimpin langsung pengecekan (monitoring dan evaluasi) proyek rekonstruksi Monumen Puputan Badung di areal Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung, pada Rabu (22/10/2025).
Wali Kota Jaya Negara memastikan bahwa progres proyek berjalan lancar untuk menjadikan monumen bersejarah tersebut sebagai daya tarik wisata utama sekaligus penanda Titik Nol Kilometer Kota Denpasar.
Wali Kota didampingi tim rekonstruksi, meninjau detail progres pembangunan, mulai dari pembuatan diorama yang menceritakan peristiwa heroik Puputan Badung tahun 1906, penataan ulang patung-patung utama, hingga konstruksi bangunan pendukung di sekitarnya.
Proyek strategis ini bukan sekadar revitalisasi fisik, melainkan upaya Pemerintah Kota Denpasar untuk memperkuat nilai edukasi dan sejarah dari kawasan ikonik ini.
“Proyek ini adalah ikon Kota Denpasar. Kita berharap monumen ini nantinya tidak hanya menjadi pengingat sejarah perjuangan, tetapi juga menambah daya tarik wisata yang signifikan,” ungkap Wali Kota Jaya Negara.
Dengan penataan yang lebih terperinci dan edukatif, monumen yang berada di Titik Nol Kota Denpasar ini diharapkan dapat menjadi salah satu tujuan utama bagi wisatawan dan masyarakat yang ingin memahami lebih dalam tentang sejarah Puputan Badung, yang merupakan simbol perlawanan rakyat Bali terhadap kolonialisme.
Monumen Puputan Badung yang baru ini diproyeksikan akan rampung sesuai target dan siap menyambut kunjungan publik, menegaskan posisi Denpasar sebagai kota yang kaya akan sejarah dan budaya di tengah denyut nadi modernitas.[*]
Editor : Hari Puspita