Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Siapkan PSEL, Pemkot Denpasar Petakan Jalan Pengiriman Sampah

Adrian Suwanto • Kamis, 20 November 2025 | 19:37 WIB
MASIH DIPETAKAN : Lahan yang dipersiapkan untuk PSEL di Benoa. (Adrian Suwanto)
MASIH DIPETAKAN : Lahan yang dipersiapkan untuk PSEL di Benoa. (Adrian Suwanto)

DENPASAR, Radar Bali.id- Terkait pelaksanaan Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL),  Pemkot Denpasar mengaku sudah turun empat kali ke lahan yang akan digunakan milik Pelindo di Benoa, Rabu (19/11/2025).

Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengatakan bahwa  saat turun pihaknya mengaku didampingi prajuru adat Banjar Pesanggaran termasuk kepala lingkungan dan beberapa tokoh masyarakat.

Salah satu hal yang ditekankan dalam peninjauan tersebut yakni terkait akses keluar masuk membawa sampah ke lokasi PSEL.

Karena masyarakat tidak ingin kegiatan mereka sehari-hari terganggu apalagi jalur di  kawasan Pesanggaran tergolong kerap macet.” Khususnya saat turun langsung sudah kami mitigasi hal itu,” kata Arya Wibawa.

Pihaknya pun akan melapor ke Gubernur Bali agar segera melaporkan terkait akses tersebut ke Danantara. “Nantinya kami upayakan akses keluar masuk truk sampah buatkan satu titik, dimana akses kanan masuk, akses kiri keluar. Sehingga tidak melalui pemukiman masyarakat ini baru soal mitigasi sosialisasi,” imbuhnya.

Arya Wibawa menambahkan bahwa  harapan masyarakat yang ingin PSEL dibangun di TPA saat ini, namun pihaknya mengaku telah memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait hal itu.

Dari luasan lahan yang ada, tidak dimungkinkan lima sampai enam hektare di lahan TPA. “Butuh waktu untuk pindahkan sampah yang ada sementara dan butuh biaya lagi, sementara penjelasan ini dapat dimengerti masyarakat yang diharapkan mulai sadar serta mengerti,” ujarnya, tentang ketersediaan lahan.

Dia mengaku berusaha untuk sosialisasi secepatnya kepada masyarakat di Pesanggaran selain dalam bentuk paruman agung Galungan di Banjar Pesanggaran.

“Masih menunggu info hasilnya dan kami akan segera lakukan sosialisasi. Jika diperlukan, saya dan Pak Wali serta Pak Bupati Badung bersama Pak Gubernur siap turun langsung mensosialisasi kepentingan kita, secara kewilayahan dan Bali. Kalau sudah selesai, yakin masalah sampah bisa dituntaskan di Denpasar dan Badung,”jelasnya. [*]

Editor : Hari Puspita
#denpasar #benoa #sampah #pembangkit listrik