Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Perayaan Natal di Katedral, Koster: Keberadaan Gereja Pilar Moral dalam Merawat Peradaban Bali

Ni Kadek Novi Febriani • Jumat, 26 Desember 2025 | 01:28 WIB
MISA: Jemaat saat antre sebelum masuk Gereja Katedral Roh Kudus Renon untuk mengikuti misa natal kemarin (24/12/2025)
MISA: Jemaat saat antre sebelum masuk Gereja Katedral Roh Kudus Renon untuk mengikuti misa natal kemarin (24/12/2025)

DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Pancaraan kebahagiaan menyelimuti jemaat di Gereja Katedral Renon Denpasar untuk ibadah merayakan Natal. Gubernur Bali Wayan Koster turut hadir kemarin (25/12/2025). Koster mengenakan pakaian adat Bali. Ia menggemakan memberikan sambutan kepada ribuan Umat Katolik memadati gereja tersebut. 

Gubernur Bali Wayan Koster disambut Pastor Paroki Katedral Denpasar Casius Yoseph Wora SVD didampingi pastor rekan Dewan Pastoral Paroki dan Panitia Natal 2025 Gereja Katedral Denpasar

Dalam sambutannya, Koster menegaskan, keberadaan Gereja ini bukan sekadar pusat ibadah, melainkan pilar moral dan mitra strategis Pemerintah dalam merawat peradaban Bali.

Dalam suasana kudus yang penuh suka cita, Koster mewakili Pemerintah Provinsi Bali memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan penghargaan yang tulus kepada Yang Mulia Bapak Uskup, para Pastor, dan seluruh umat Katolik di Bali, khususnya Paroki Katedral. Politisi PDI Perjuangan menyebut, 

”Kontribusi umat Katolik, baik secara niskala melalui keteguhan doa, merupakan bagian tak terpisahkan dari denyut nadi pembangunan Bali yang inklusif dan harmonis maupun secara sekala melalui pelayanan sosial sehingga pendidikan yang tiada henti,” imbuhnya. 

Koster menceritakan, Gereja Katolik Roh Kudus Katedral Denpasar memiliki sejarah panjang yang mengakar kuat di tanah Bali. Sejak peletakan batu pertamanya hingga kini berdiri megah di pusat pemerintahan Renon, tempat ini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol kehadiran kasih Tuhan di tengah masyarakat.

”Sejak kehadirannya, Gereja Katolik di Bali mengajarkan bahwa iman tidak berhenti pada ritual semata, tetapi harus hidup dalam tindakan nyata, dalam keluarga, masyarakat, dan bangsa. Semangat inilah yang selaras dengan tema Natal tahun ini.

“Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”, yang menempatkan keluarga sebagai pusat kasih, pendidikan nilai, dan pondasi peradaban,” bebernya

Sejarah Gereja Katolik ini telah membuktikan bahwa ajaran kasih dan pelayanan dapat bertumbuh subur bersandingan dengan kearifan lokal Bali. Semangat pelayanan dan nilai-nilai yang menjadi napas Gereja Katolik.”Sungguhnya memiliki resonansi yang selaras dengan Visi Pembangunan Bali saat ini,” imbuh Koster. 

 Baca Juga: Pengamat Soroti Peran Sentral Mendagri dalam Percepatan Penanganan Bencana Sumatera

Sementara itu, Pastor Paroki Katedral Denpasar, Casius Yoseph Wora mengatakan, jumlah jemaat di gereja yang berlokasi di Jalan Tukad Musi sekitar 13 ribu orang. Setiap kali persembahyangan yang hadir sekitar 6 ribu orang.

Tema Natal tahun ini Allah Hadir Menyelamatkan Keluarga, Casius menjelaskan bahwa perhatian khusus pada keluarga sangat penting karena sebagai unit terkecil dari masyarakat dan gereja.”Keluarga bahagia otomatis gereja dan masyarakat juga bahagia,” terangnya. 

Menurutnya, kehadiran Gubernur Bali Wayan Koster disambut antusias dan rasa syukur telah hadir di tengah-tengah warga Katolik.”Mereka jadi tahu proker Pak Gub kalau umat sudah mengerti setiap imbauan juga ditanggapi dengan positif,” tandasnya.***

 

Editor : M.Ridwan
#Gerja Katedral #Renon Denpasar #misa natal #jemaat #natal