DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Rabies masih jadi ancaman di Bali, khususnya di Kota Denpasar. Data Dinas Pertanian Kota Denpasar menunjukkan jumlah kasus hewan penular rabies (HPR) mengalami penurunan.
Sepanjang 2025, tercatat 24 ekor HPR positif rabies. Jumlah tersebut menurun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 35 ekor kasus.
Tahun 2026, Pemerintah Kota Denpasar kembali melaksanakan vaksinasi rabies yang dimulai awal Februari 2026. Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kota Denpasar, drh. I Made Suparmi, menyebutkan estimasi populasi HPR di Denpasar mencapai 84.369 ekor. Dari jumlah tersebut, target vaksinasi sebesar 92,7 persen. Namun, untuk awal stok vaksin hanya disiapkan 45 ribu dosis.
“Untuk awal tahun ini, stok vaksin yang tersedia sebanyak 45 ribu dosis. Vaksin tersebut disiapkan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali,” ujar Perempuan yang akrab disapa Ami saat dihubungi, kemarin (10/11).
Ia menyampaikan, penurunan jumlah kasus terlihat dari data pemantauan yang dilakukan sepanjang 2025. “Jumlah kasus menurun dari 35 ekor pada 2024 menjadi 24 ekor pada 2025,” jelasnya.
Selain vaksinasi, Dinas Pertanian Kota Denpasar juga melakukan pengendalian populasi anjing liar. Kegiatan tersebut dilakukan melalui vaksinasi rabies secara door to door ke desa dan kelurahan, serta pelaksanaan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kepada masyarakat terkait rabies dan risiko penularannya.***
Editor : M.Ridwan