Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Inovasi Dinas Pertanian Denpasar, Ajak Petani Pakai Pupuk Organik Berteknologi Nano di Subak Sembung, ini Keunggulannya

Ni Kadek Novi Febriani • Jumat, 6 Februari 2026 | 04:41 WIB

 

BARU: Dinas Pertanian Kota Denpasar saat sosialisasi pupuk organik berbasi teknologi nano di Subak Sembung, Kamis 5 Februari 2026.
BARU: Dinas Pertanian Kota Denpasar saat sosialisasi pupuk organik berbasi teknologi nano di Subak Sembung, Kamis 5 Februari 2026.

DENPASARradarbali.jawapos.com -  Dinas Pertanian Kota Denpasar, mengajak petani di Subak Sembuk menggunakan pupuk organik berbasis teknologi nano digelar di Subak Sembung, Denpasar Utara, Kamis (5/2/2026). 

Perwakilan petani/pekaseh se-Kota Denpasar, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), serta unsur pemerintah provinsi dan pusat, hadir. 

Sosialisasi langsung disaksikan Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar,  A.A. Gde Bayu Brahmasta, bersama perwakilan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP), serta para PPL sebagai ujung tombak pendampingan petani di lapangan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar,  A.A. Gde Bayu Brahmasta, mengatakan, dengan pemakaian pupuk nano sebagai bagian dari upaya transformasi pertanian menuju sistem yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

“Harapannya, selain meningkatkan efisiensi pemupukan, penggunaan pupuk organik juga mampu memperbaiki struktur dan kesuburan tanah dalam jangka panjang,” ujarnya.

Antusiasme tampak dari para petani Subak Sembung yang mengikuti kegiatan ini. Mereka menilai sosialisasi tersebut memberikan wawasan baru terkait teknologi pertanian modern yang dapat diterapkan langsung di lahan sawah.

Melalui peran aktif PPL, petani diharapkan mampu memahami cara penggunaan pupuk organik nano secara tepat serta mengadopsinya secara bertahap dalam kegiatan budidaya.

 Baca Juga: Dampak Cuaca Ekstrem Terjang Gilimanuk, Pohon Tumbang Timpa 20 Motor, Penyeberangan Selat Bali Sempat Tutup

“Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan sinergi antara pemerintah, penyuluh, dan petani semakin kuat dalam mendorong inovasi pertanian, meningkatkan hasil produksi, serta mendukung ketahanan pangan daerah,” pungkas Bayu Brahmasta. 

Sementara itu, Chief Marketing Officer (CMO) Wikinara, Firman Apandi, menjelaskan pupuk organik berteknologi nano sebagai inovasi baru dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Menurutnya, teknologi nano memungkinkan unsur hara pada pupuk terserap lebih efisien oleh tanaman, sehingga kebutuhan pupuk dapat ditekan dan hasil panen menjadi lebih optimal.

 Baca Juga: Cara Cek Bansos Kemensos Februari 2026: Status PKH, BPNT, dan BPJS PBI dengan NIK KTP

Lebih lanjut disampaikan, kerja sama ini akan diimplementasikan melalui demonstration plot (demplot) di tujuh subak dengan luasan masing-masing sekitar 10 are.

“Kami berharap dukungan dari Dinas Pertanian Kota Denpasar, sehingga tujuan penerapan teknologi nano ini dapat meningkatkan hasil panen secara signifikan,” ungkap Firman Apandi.***

Editor : M.Ridwan
#subak sembung #teknologi nano #denpasar utara #pupuk organik