Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Tukad Badung Jadi Estetik Usai Ditata, Jadi Tempat Bersantai dan Memancing

Ni Kadek Novi Febriani • Selasa, 3 Maret 2026 | 07:36 WIB

 

) KIAN INDAH: Sungai Tukad Badung di Jalan Hasanuddin setelah dilakukan penataan menjadi ruang publik.
) KIAN INDAH: Sungai Tukad Badung di Jalan Hasanuddin setelah dilakukan penataan menjadi ruang publik.

DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Aliran air tampak mengalir deras namun jernih di Tukad Badung. Warga asyik bersantai di bantaran sungai. Tak sekadar duduk, ada pula yang sambil memancing. Sebagian lainnya menikmati sore dengan menggelar tikar, memandangi aliran air dari tepian yang kini tertata rapi.

Penataan lanjutan kawasan Tukad Badung di Jalan Hasanuddin tersebut telah rampung beberapa bulan lalu. Tembok pembatas dicat ulang, jalur pedestrian dibenahi, dan bantaran ditata sehingga tampak lebih bersih dan tertib dibanding sebelumnya.

Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Kota Denpasar, Ketut Ngurah Artha Jaya, menjelaskan kejernihan air yang terlihat karena aliran tidak sedang membawa lumpur.

“Air terlihat jernih karena tidak membawa lumpur. Kalau banyak kiriman lumpur dari hulu, biasanya warnanya menjadi cokelat,” ujarnya.

Penataan ini merupakan kelanjutan dari pengembangan kawasan Tukad Badung yang sebelumnya dikenal dengan sebutan Tukad Korea di area Pasar Badung. Pada tahap ini, panjang penataan mencapai 308 meter di sisi barat dan 192,2 meter di sisi timur.

“Pengerjaan sudah 100 persen. Saat ini masih masuk masa pemeliharaan selama enam bulan,” jelasnya.

Pemkot berharap wajah baru sungai ini diikuti perubahan perilaku masyarakat. Sungai tidak lagi dijadikan tempat membuang sampah, melainkan ruang publik yang bisa dinikmati bersama. Penataan ini bukan bermakus untuk penyempitan sungai melainkan perbaikan dan pemolesan supaya lebih rapi.

“Kami membangun sesuai kondisi eksisting. Sekaligus dilakukan normalisasi saluran agar aliran tetap lancar,” tambahnya.

Dengan tampilan yang lebih tertata dan bersih, Tukad Badung perlahan dikembalikan menjadi ruang hidup warga sekaligus mengajak masyarakat menjaga sungai tetap bersih.***

Editor : M.Ridwan
#Penataan #memancing #Dicat #tukad badung