DENPASAR, RadarBali,id – Arus mudik menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah kian memanas. Di Terminal dan agen bus Jalan Cokroaminoto, Denpasar, tiket keberangkatan untuk periode puncak mudik (13-18 Maret 2026) dilaporkan hampir habis terjual seiring membludaknya permintaan masyarakat.
Staf PO Bus Gunung Harta, Suwarniani, mengungkapkan bahwa sebanyak 900 tiket untuk keberangkatan hingga 18 Maret telah dikantongi pemudik.
"Lonjakan penumpang sudah terasa sejak 10 Maret lalu. Untuk rute Jakarta dan Bandung bahkan sudah habis terpesan," jelasnya, Sabtu (14/3/2026).
Tingginya antusiasme ini berdampak pada kenaikan harga tiket yang mencapai 90 persen dari harga normal. Skema tuslah (tambahan biaya) diberlakukan karena bus biasanya akan kembali ke Bali dalam kondisi kosong tanpa penumpang.
Sebagai gambaran, tiket tujuan Jawa Timur yang biasanya Rp300 ribu kini menyentuh Rp500 ribu. Sementara untuk rute jarak jauh seperti Jakarta dan Bandung, harga tiket melonjak hingga Rp1 juta dari harga normal Rp620 ribu.
Saat ini, perusahaan otobus menyiagakan tiga jadwal keberangkatan setiap harinya untuk mengakomodasi para pemudik.[*]
Editor : Hari Puspita