Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Antisipasi Dinamika Keamanan, Kapolresta Denpasar Pimpin Pengecekan Sarana dan Prasarana

I Wayan Widyantara • Sabtu, 4 April 2026 | 07:38 WIB
JANGAN KEROPOS: Kapolresta Denpasar Leonardo D. Simatupang memimpin apel pengecekan sarana dan prasarana di Lapangan Apel Mako Polresta Denpasar, Denpasar, Kamis (2/4/2026), guna memastikan kesiapan personel dan perlengkapan dalam menghadapi dinamika kamtibmas tahun 2026. (istimewa/radarbali.id)
JANGAN KEROPOS: Kapolresta Denpasar Leonardo D. Simatupang memimpin apel pengecekan sarana dan prasarana di Lapangan Apel Mako Polresta Denpasar, Denpasar, Kamis (2/4/2026), guna memastikan kesiapan personel dan perlengkapan dalam menghadapi dinamika kamtibmas tahun 2026. (istimewa/radarbali.id)

DENPASAR, radarbali.jawapos.com — Guna memastikan kesiapan menghadapi dinamika situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tahun 2026, Polresta Denpasar menggelar apel pengecekan sarana dan prasarana (sarpras) di Lapangan Apel Mako Polresta Denpasar, Kamis (2/4/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Denpasar, Leonardo D. Simatupang, dan diikuti oleh seluruh jajaran personel.

Apel ini menjadi bagian dari langkah strategis kepolisian dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, khususnya menjelang sejumlah agenda nasional serta kalender kamtibmas periode April hingga Agustus 2026.

 Baca Juga: Terganjal Anggaran Pas-pasan, di Depan Wamendikdasmen, Bupati Karangasem Curhat Banyak Sekolah Rusak

Dalam amanatnya, Kapolresta menegaskan bahwa pengecekan sarpras bukan sekadar kegiatan rutin atau seremonial, melainkan merupakan bentuk evaluasi menyeluruh terhadap kesiapan personel, baik dari sisi fisik, mental, maupun kelengkapan operasional.

Menurutnya, dinamika situasi keamanan saat ini menunjukkan adanya sejumlah potensi kerawanan yang perlu diantisipasi secara serius dan terukur. Potensi tersebut meliputi kejahatan konvensional seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), hingga konflik sosial, penyakit masyarakat, serta aksi balap liar yang masih kerap terjadi di sejumlah titik.

”Seluruh personel harus mampu membaca situasi dan meningkatkan kesiapsiagaan. Ancaman kamtibmas tidak bisa dianggap remeh, sehingga diperlukan respons yang cepat, tepat, dan profesional,” ujar Kapolresta dalam arahannya.

Lebih lanjut, Kapolresta menekankan pentingnya kehadiran polisi di tengah masyarakat melalui peningkatan patroli preventif, khususnya di pusat-pusat keramaian dan objek vital.

Ia juga menginstruksikan jajarannya untuk memperkuat sinergitas dengan TNI serta berbagai pemangku kepentingan guna menciptakan stabilitas keamanan yang kondusif.

Selain aspek operasional, personel juga diingatkan untuk mengedepankan pendekatan humanis dalam pelaksanaan tugas tanpa mengabaikan ketegasan dan profesionalitas.

Kapolresta menilai bahwa kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian sangat ditentukan oleh sikap dan perilaku anggota di lapangan.

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pengecekan menyeluruh terhadap berbagai sarana dan prasarana pendukung operasional. Peralatan yang diperiksa meliputi kendaraan dinas roda dua dan roda empat, perlengkapan Pengendalian Huru Hara (PHH) Dalmas, peralatan penyelamatan seperti senso dan perahu, kendaraan water canon, gas air mata, hingga perangkat pengamanan objek vital seperti mesin X-ray.

Pengecekan ini bertujuan untuk memastikan seluruh peralatan dalam kondisi siap pakai, sehingga dapat mendukung pelaksanaan tugas secara maksimal, terutama dalam menghadapi situasi darurat maupun kegiatan pengamanan skala besar.

Kapolresta juga menaruh perhatian pada aspek internal, dengan mengingatkan seluruh personel untuk menjaga kesehatan fisik dan mental serta menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat merusak citra institusi Polri.

Ia menegaskan bahwa disiplin dan integritas merupakan kunci utama dalam menjalankan tugas sebagai aparat penegak hukum.

”Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Masyarakat menaruh harapan besar kepada kita. Oleh karena itu, laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan semangat pengabdian,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Polresta Denpasar berharap seluruh personel semakin siap dalam menghadapi berbagai tantangan kamtibmas ke depan, sekaligus mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat di wilayah hukum Denpasar dan sekitarnya.***

Editor : M.Ridwan
#Apel sarpras #polresta denpasar #Sarana Prasarana