DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Ada suasana baru yang menyejukkan di kawasan Denpasar Selatan pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1447H atau bertepatan dengan Rabu, 27 Mei 2028.
Setelah selama 23 tahun lamanya setia menggelar Salat Id di Lapangan Argasoka Sesetan, Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Denpasar Selatan mencatatkan sejarah baru dengan memindahkan lokasi pelaksanaan ibadah ke Halaman Parkir Universitas Terbuka (UT) Denpasar.
Meski menempati lokasi yang baru, perpindahan ini sama sekali tidak menyurutkan semangat dan kerinduan umat untuk bersujud bersama. Sejak pagi buta, gelombang jamaah mulai mengalir memadati area parkir UT Denpasar. Antusiasme yang luar biasa ini dibuktikan dengan hadirnya sekitar lima ribu jamaah yang menyelimuti lokasi dengan kekhusyukan.
Di balik sukses dan lancarnya ibadah yang berlangsung tertib serta aman ini, ada cerita indah tentang indahnya toleransi di Pulau Dewata. Keberhasilan syiar ini tidak lepas dari sinergi kuat dan kerja sama yang harmonis antara PHBI Denpasar Selatan, umat Islam, serta aparatur desa adat setempat.
Pemandangan indah terlihat saat petugas Linmas, Kepolisian, hingga Pecalang (petugas keamanan adat Bali) bahu-membahu di lapangan untuk menjaga keamanan dan mengatur kelancaran arus lalu lintas selama ibadah berlangsung.
"Semoga sinergi antara PHBI Denpasar Selatan dengan umat Islam serta aparatur desa—mulai dari Linmas, Pecalang, hingga Kepolisian—bisa terus dirawat. Ini adalah bukti nyata bahwa toleransi di tanah Bali tetap terjaga dengan sangat baik," ungkap salah seorang pembina PHBI Denpasar Selatan, H. Wasit Pamungkas.
Memetik Hikmah Kesabaran
Melalui momentum yang penuh berkah ini, H. Wasit Pamungkas juga berharap agar PHBI bisa terus konsisten memberikan kontribusi positif, tidak hanya bagi umat Islam, tetapi juga bagi masyarakat luas dalam bingkai persaudaraan.
“Selamat Hari Raya Iduladha 1447H/2026. Semoga kita semua bisa selalu memetik pelajaran berharga dari keteguhan, kesabaran, dan keikhlasan Nabiyullah Ibrahim AS serta Nabi Ismail AS,” pungkas Pamungkas dengan penuh rasa syukur.
Ibadah Salat Iduladha tahun ini bukan sekadar ritual ibadah, melainkan sebuah refleksi indah tentang bagaimana keikhlasan berkorban dan indahnya hidup berdampingan dapat berjalan selaras, menciptakan kedamaian yang menghangatkan hati siapa saja yang menyaksikannya.***
Editor : M.RidwanSumber : radarbali.jawapos.com