Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Jalan Hayam Wuruk Denpasar Ditutup 7-8 Juni 2026 untuk Pengabenan, Ini Rute Pengalihannya

Dhian Harnia Patrawati • Sabtu, 6 Juni 2026 | 18:54 WIB
ilustrasi - Penutupan jalan hayam wuruk untuk upacara pengabenan Jero Bendesa Desa Pagan
ilustrasi - Penutupan jalan hayam wuruk untuk upacara pengabenan Jero Bendesa Desa Pagan

 

RADAR BALI - Arus lalu lintas di kawasan Jalan Hayam Wuruk, Denpasar Timur, dipastikan akan mengalami pengalihan menyusul adanya pelaksanaan upacara adat dalam skala besar.

Terkait upacara pengabenan Jero Bendesa Desa Adat Pagan I Wayan Subawa, pihak berwenang bersama Pecalang Desa Adat Pagan akan memberlakukan penutupan jalan dan pengalihan arus lalu lintas selama dua hari berturut-turut.

Berdasarkan informasi resmi dari Pecalang Desa Adat Pagan, penutupan jalur ini akan berlangsung pada Minggu hingga Senin, 7–8 Juni 2026, dimulai sejak pukul 08.00 WITA sampai seluruh rangkaian prosesi adat selesai dilaksanakan.

Detail Penutupan Jalur dan Pengalihan Arus

Guna mengantisipasi kemacetan total, beberapa titik krusial menuju pusat kegiatan upacara akan ditutup untuk kendaraan umum.

Berikut adalah rincian 5 titik penutupan jalan di sekitar lokasi:

Jalan Surapati (Arah Timur): Ditutup total mulai dari Simpang Jalan Kepundung hingga Jalan Kapten Agung.

Jalan Hayam Wuruk (Arah Timur): Penutupan dimulai dari Simpang Traffic Light Jalan Melati yang menuju ke arah Jalan Hayam Wuruk.

Jalan Lely (Arah Selatan): Akses ditutup dari Simpang Jalan Rijasa menuju Jalan Lely.

Jalan Hayam Wuruk (Arah Barat): Ditutup dari Simpang Traffic Light Jalan Kamboja yang mengarah ke Jalan Kapten Japa.

Jalan Kapten Japa: Ditutup total secara penuh karena area ini menjadi lokasi penempatan sarana upacara utama, seperti Bade, Lembu, dan perlengkapan pengabenan lainnya tepat di depan Banjar Taman Yang Batu.

Jalur Alternatif

Masyarakat dan pengguna jalan yang biasa melintasi kawasan Denpasar Timur diimbau keras untuk mencari rute alternatif guna menghindari penumpukan kendaraan.

Sesuai dengan jadwal prosesi, iring-iringan pengabenan nantinya bergerak dari Jalan Kapten Japa menuju Setra (kuburan adat) yang berada di Jalan Hayam Wuruk.

Selama prosesi berlangsung, pengguna jalan diharapkan tetap sabar dan mematuhi instruksi dari petugas di lapangan.

"Mohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan para pengguna jalan yang terganggu akibat pengalihan ini. Mari kita bersama-sama mendukung kelancaran dan kekhusukan prosesi adat ini. Dumogi rahayu sareng sami," tulis perwakilan Pecalang Desa Adat Pagan, Denpasar Timur.

Bagi warga yang hendak bepergian ke arah pusat kota atau sebaliknya pada akhir pekan ini, pastikan untuk merencanakan rute perjalanan lebih awal.***

 

Editor : Ibnu Yunianto
#denpasar #Penutupan Jalan Denpasar #Jalan Hayam Wuruk Ditutup #Pengabenan Jero Bendesa Pagan #Berita Bali Hari Ini