DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Semarak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di lingkungan Polresta Denpasar tak hanya diwarnai kegiatan seremonial.
Untuk mengasah kualitas dan profesionalisme personel, jajaran kepolisian menggelar Lomba Cerdas Cermat Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), Senin (22/6), di Gedung Pesat Gatra Lantai III Polresta Denpasar.
Kegiatan itu dibuka langsung Kapolresta Denpasar Leonardo D. Simatupang didampingi pejabat utama (PJU), para kapolsek jajaran, serta dewan juri dari Kementerian Hukum Wilayah Bali.
Peserta lomba merupakan perwakilan anggota Polri dari seluruh satuan fungsi dan Polsek di bawah naungan Polresta Denpasar.
Mereka diuji bukan hanya soal hafalan pasal, tetapi juga kemampuan memahami dan mengaplikasikan aturan hukum dalam tugas sehari-hari.
Baca Juga: Apresiasi Pemberitaan, Konjen Australia di Denpasar Gelar Ramah Tamah dengan Awak Media di Bali
Kapolresta Denpasar menegaskan, kegiatan tersebut bukan sekadar ajang adu cepat menjawab pertanyaan, melainkan bagian dari upaya membangun fondasi profesionalisme aparat penegak hukum.
“Sebagai aparat penegak hukum, penguasaan KUHP dan KUHAP adalah hal mutlak. Ini menjadi dasar utama dalam setiap tindakan kepolisian di lapangan,” tegasnya.
Menurutnya, pemahaman yang matang terhadap aturan hukum menjadi kunci agar penegakan hukum berjalan presisi, profesional, dan berkeadilan.
Dengan bekal itu, anggota Polri diharapkan mampu memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Suasana kompetisi berlangsung sengit. Babak penyisihan dibagi dalam tiga sesi dengan masing-masing lima tim.
Setiap tim harus melewati pertanyaan pokok hingga sesi rebutan yang menguji kecepatan, ketepatan, dan ketajaman analisis terhadap pasal-pasal KUHP dan KUHAP.
Setelah melalui persaingan ketat, dewan juri menetapkan Tim Polsek Denpasar Selatan sebagai juara pertama. Posisi kedua diraih Tim Satlantas Polresta Denpasar, sementara juara ketiga diraih Tim Polsek Denpasar Timur.
"Ajang ini sekaligus menjadi momentum penting untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia Polri, sejalan dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80 menuju institusi yang Presisi, modern, dan semakin dipercaya masyarakat," tutupnya.***
Editor : M.Ridwan