Pemkot melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkim) melanjutkan penataan Lapangan Arga Coka di kawasan Pegok, Sesetan, pada tahun 2026. Untuk proyek lanjutan tersebut, Pemkot mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,7 miliar melalui mekanisme tender.
INI seperti dituturkan Kepala Dinas Perkim Kota Denpasar, I Gede Cipta Sudewa Atmaja mengatakan, proses tender telah rampung dan pemenang proyek sudah ditetapkan.
Baca Juga: Tiga Bulan Lagi Lengser, Bupati Agus Suradnyana Masih Ambisi Bangun Stadion
"Penataan Lapangan Arga Coka merupakan lanjutan dari pekerjaan tahun lalu. Nilai kontraknya sekitar Rp2,7 miliar," ujarnya.
Ia menjelaskan, setelah pembenahan tahap pertama selesai, saat ini diperlukan pembangunan fasilitas pendukung berupa tribun penonton. Keberadaan tribun di sisi barat lapangan diharapkan dapat menunjang aktivitas olahraga masyarakat, khususnya warga Denpasar Selatan yang membutuhkan sarana olahraga lebih representatif.
Menurutnya, kontrak pekerjaan telah ditandatangani pada Mei 2026. Namun, pelaksanaan konstruksi sempat tertunda karena adanya permohonan dari organisasi umat Muslim agar lapangan tetap dapat digunakan sebagai lokasi pelaksanaan Salat Iduladha.
"Kontrak dimulai pada Mei 2026, tetapi karena ada permohonan penggunaan lapangan untuk Iduladha, maka pekerjaan efektif dimulai setelah perayaan tersebut selesai," jelas Cipta Sudewa.
Pantauan di lokasi menunjukkan pekerjaan struktur beton untuk tribun telah mulai digarap oleh sejumlah pekerja. Meski aktivitas konstruksi masih berlangsung secara bertahap karena suasana hari raya, pembangunan terus berjalan sesuai tahapan.
Sementara itu, area lapangan utama masih dalam proses persiapan. Perataan tanah belum dilakukan secara menyeluruh dan selanjutnya akan dilanjutkan dengan penanaman rumput agar memenuhi standar lapangan olahraga.
Pemkot Denpasar berharap penataan lanjutan ini mampu menghadirkan Lapangan Arga Coka sebagai fasilitas olahraga yang lebih representatif dan memenuhi standar, sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat sekaligus menjadi lokasi penyelenggaraan berbagai kegiatan dan ajang olahraga di Kota Denpasar.[*]
Editor : Hari Puspita