DENPASAR, Radar Bali.id – DPD Realestate Indonesia (REI) Bali bersiap menggelar ajang tahunan Rakerda dan Expo pada 4 Juli 2026 mendatang di Denpasar.
Pameran ini dirancang sebagai wadah pertemuan langsung antara pengembang (developer) dan masyarakat yang berburu hunian impian di Bali.
Sektor properti dinilai masih menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi Pulau Dewata yang kian stabil. Kondisi ini berbanding lurus dengan tingginya minat masyarakat untuk memiliki rumah, baik kategori komersial, subsidi, maupun vila.
Sekretaris Jenderal DPD REI Bali, I Ketut Sony Sasana menjelaskan hal tersebut saat memberikan keterangan di Kantor DPD REI Bali, Denpasar, Selasa (30/6/2026) siang Wita.
”Permintaan properti di Bali masih sangat tinggi dan tren penjualannya bagus. Baik rumah komersial, subsidi, hingga unit vila," ungkap Sony, Selasa (30/6/2026).
Menyesuaikan dengan daya beli serta gaya hidup generasi muda Bali, para pengembang menerapkan strategi efisiensi ukuran bangunan agar harganya tetap terjangkau (affordable).
”Agar harganya ramah di kantong anak muda, strateginya adalah memperkecil tipe rumah. Di wilayah Denpasar, kami dorong pembangunan tipe 50 atau tipe 60. Ini solusi nyata agar anak muda Bali tetap bisa memiliki hunian layak," tegasnya.
Selain itu, opsi rumah subsidi juga menjadi solusi ideal bagi pekerja atau karyawan dengan gaji di bawah Rp8 juta per bulan. Dengan skema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) dari pemerintah, angsuran menjadi sangat ringan dengan tenor panjang. Saat ini pasokan rumah subsidi di Bali terbanyak berada di wilayah Kabupaten Tabanan dan Buleleng.
Di tempat yang sama, Koordinator BRI REI Bali Expo 2026, Arip Hendra membeberkan gambaran harga properti terkini di Bali. Untuk kawasan Denpasar, harga rumah menengah berada di kisaran mulai Rp1,3 miliar. Sedangkan kawasan strategis di Kabupaten Badung, khususnya Kuta Selatan, telah menyentuh angka Rp2,1 miliar.
”Untuk unit dengan harga di atas Rp900 juta sebenarnya masih ada, tapi jumlahnya makin terbatas. Saat ini segmen paling favorit yang dicari konsumen ada di kisaran Rp900 juta hingga Rp1,3 miliar. Pada expo nanti, para pengembang REI Bali siap menghadirkan beragam opsi hunian terjangkau lengkap dengan promo menarik," pungkas Arip.[*]
Editor : Hari Puspita