Cek Fakta! ​Sering Dikeluhkan Warga, Halte Bus di Bali Masih Belum Memadai

Ni Kadek Novi Febriani • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 00:47 WIB
DINANTI: Halte Jalan Thamrin telah digunakan masyarakat, pengguna setia Trans Metro Dewata (TMD), kemarin (19/7/2026). (NI KADEK NOVI FEBRIANI/radarbali.id)
DINANTI: Halte Jalan Thamrin telah digunakan masyarakat, pengguna setia Trans Metro Dewata (TMD), kemarin (19/7/2026). (NI KADEK NOVI FEBRIANI/radarbali.id)

DENPASAR, radarbali.jawapos.com — Fasilitas transportasi umum di Bali masih kurang memadai karena di banyak lokasi naik/turun penumpang belum tersedia halte. Hanya dipasang sebatas plang penanda.

Tahun ini, Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Perhubungan (Dishub) baru mampu membangun dua halte bus Trans Metro Dewata (TMD) baru di Kota Denpasar.

Proyek pembangunan dua halte ini merupakan yang pertama kalinya dilakukan sejak pengelolaan TMD beralih ke pemerintah provinsi.

​Kedua halte tersebut berlokasi di Jalan Dewi Sartika (depan Duta Plaza) dan di Jalan Thamrin (depan Denpasar Cineplex). Sebelum pembangunan ini dilakukan, lokasi tersebut hanya ditandai dengan rambu sederhana.

Baca Juga: Pengawasan WNA Dinilai Lemah, Parta Soroti Overstay Sampai Setahun, Ada Apa?

​Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali, I Kadek Mudarta, mengatakan bahwa dua halte tersebut telah dapat digunakan sejak 18 Juli lalu yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bali.

Usai dinyatakan rampung dan diupacarai, fasilitas tersebut langsung dapat dinikmati oleh masyarakat.

"Ya, dua halte dibangun tahun ini, yaitu di depan Duta Plaza di Jalan Dewi Sartika dan di Denpasar Cineplex di Jalan Thamrin," ujar Mudarta, Jumat (18/7/2026).

 

​Ia menjelaskan, pembangunan ini didasari atas kebutuhan di lapangan. Kedua lokasi tersebut merupakan titik yang melayani rute paling ramai sehingga dibutuhkan fasilitas tunggu yang lebih nyaman.

​Halte yang berlokasi di Jalan Dewi Sartika berfungsi sebagai halte integrasi yang melayani beberapa rute sekaligus. Halte ini memfasilitasi Koridor 2 (Ubung - GOR Ngurah Rai - Bandara Ngurah Rai), Koridor 3 (Icon Bali Mall - Ubung), serta layanan Bus Trans Sarbagita rute Jimbaran menuju GOR.

Sementara itu, halte di Jalan Thamrin melayani penumpang dengan rute Koridor 1 (Sentral Parkir - Persiapan) dan Koridor 3 yang mengarah ke Terminal Ubung.

Pembangunan dua unit halte ini menjadi langkah awal penyediaan halte yang representatif, menyusul halte TMD yang sebelumnya sudah ada di depan RSAD Udayana. Pihak provinsi menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengembangan di masa mendatang berdasarkan evaluasi dan aspirasi warga.

​Mudarta mengakui banyak menerima keluhan dan masukan dari masyarakat agar membangun halte yang layak dan nyaman sebagai tempat menunggu.

Menurutnya, kehadiran fasilitas yang nyaman juga dapat memengaruhi minat masyarakat untuk lebih memilih transportasi umum dibandingkan kendaraan pribadi. 

"Berdasarkan evaluasi kebutuhan dan masukan masyarakat, sudah banyak yang menyuarakan melalui media sosial kami. Mereka membutuhkan halte yang proper dan representatif untuk tempat menunggu, atau ketika berpindah dari satu koridor layanan ke koridor layanan yang lain," tandasnya.***

Editor : M.Ridwan
Sumber : radarbali.jawapos.com
TMD halte trans metro dewata (TMD) transportasi publik