Denpasar Revitalisasi 10 Ruas Jalan, Kabel Utilitas Mulai Ditanam

Adrian Suwanto • Dipublikasikan Minggu, 2 Agustus 2026 | 16:11 WIB
Gambar artis revitalisasi jalan dan trotoar di Jalan Suradipa, Denpasar Utara, tidak jauh dari SMA Dwijendra. Insert: kondisi eksisting
Gambar artis revitalisasi jalan dan trotoar di Jalan Suradipa, Denpasar Utara, tidak jauh dari SMA Dwijendra. Insert: kondisi eksisting

 

RADAR BALI - Pemerintah Kota Denpasar merealisasikan perbaikan dan penataan 10 ruas jalan utama sepanjang tahun 2026.

Proyek bernilai total anggaran Rp 203 miliar ini tidak hanya menyasar pengaspalan ulang (overlay) badan jalan yang retak atau berlubang, tetapi juga dilakukan secara menyeluruh mencakup rekonstruksi jalan, normalisasi drainase, hingga penataan trotoar.

Kepala Dinas PUPR Kota Denpasar A.A. Ngurah Bagus Airawata menjelaskan bahwa proses tender pengawasan dan fisik telah rampung pada Mei, sehingga pengerjaan fisik di sejumlah titik dapat langsung berjalan secara bertahap sejak Juni lalu.

Perbaikan difokuskan pada tiga elemen utama: rekonstruksi struktur jalan agar mampu menahan beban kendaraan, pembuatan saluran drainase di sisi jalan untuk mencegah genangan air saat hujan deras.

Selain itu, pemkot juga melakukan penggantian trotoar berornamentasi batu andesit agar lebih ramah bagi pejalan kaki. Senyampang dengan pekerjaan tersebut, dilakukan penurunan kabel internet ke dalam boks utilitas di dalam trotoar.

Rincian 10 paket penanganan jalan dan drainase yang tersebar di wilayah Kota Denpasar meliputi:

Kawasan Pusat Kota: Penataan menyeluruh koridor pusat kota (Jalan Gajah Mada, Thamrin, Hasanudin, Sulawesi, dan Sumatera) sepanjang 2,5 kilometer dengan alokasi pagu terbesar mencapai Rp 83,85 miliar. Penanganan mencakup revitalisasi trotoar pedestrian, p

enerangan jalan, serta penataan taman.

Jalan Gunung Tangkuban Perahu & Padang Kartika (Denpasar Barat): Peningkatan jalan dan drainase sepanjang 3,38 kilometer sebagai jalur vital penghubung ke Badung dengan anggaran Rp 38,96 miliar.

Kawasan Jalan Danau Toba & Danau Tamblingan (Sanur, Denpasar Selatan): Proyek lanjutan penataan trotoar dan fasilitas pendukung kawasan wisata sepanjang 1,5 kilometer dengan anggaran Rp 24,7 miliar.

Jalan Suradipa & Jalan Tunjung Tutur (Denpasar Utara): Penanganan jalan rusak dan pembuatan drainase sepanjang 3,4 kilometer dengan anggaran Rp 17,89 miliar.

Jalan Pulau Saelus (Denpasar Selatan): Perbaikan jalan dan saluran air sepanjang 1 kilometer dengan anggaran Rp 13,4 miliar.

Jalan Hang Tuah Timur (Denpasar Selatan): Rehabilitasi akses menuju Pelabuhan Sanur sepanjang 365 meter dengan anggaran Rp 13 miliar.

Jalan Tukad Badung (Denpasar Selatan): Peningkatan kualitas aspal dan penataan bahu jalan sepanjang 2,34 kilometer dengan anggaran Rp 10,2 miliar.

Jalan Buana Kubu (Denpasar Barat): Rekonstruksi struktur badan jalan sepanjang 667 meter dengan anggaran Rp 6,3 miliar.

Jalan Tukad Citarum (Denpasar Selatan): Rekonstruksi jalan sepanjang 800 meter dengan anggaran Rp 4,93 miliar.

Jalan Gemitir (Denpasar Timur): Pengaspalan dan perbaikan fasilitas pendukung sepanjang 2,08 kilometer dengan anggaran Rp 3,567 miliar.

Pembangunan Fasilitas Umum Lainnya

Selain pengerjaan infrastruktur jalan dan drainase, Pemkot Denpasar pada tahun ini juga mengeksekusi 10 paket perbaikan gedung dan pembangunan fasilitas umum (fasum).

Beberapa proyek strategis di antaranya mencakup revitalisasi kawasan Terminal Tegal untuk dimanfaatkan sebagai sarana layanan Samsat drive thru serta pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Langkah masif ini diharapkan mampu mengurai titik kemacetan di jalur penghubung Denpasar–Badung, menekan risiko banjir genangan akibat sumbatan air saat musim hujan, serta memberikan kenyamanan dan keamanan ekstra bagi para pengguna jalan di Kota Denpasar.***

Editor : Ibnu Yunianto
Sumber : Radar Bali
Perbaikan Jalan Denpasar Revitalisasi Trotoar Bali Jalan Suradipa Denpasar Infrastruktur Denpasar 2026 Dinas PUPR Denpasar