DENPASAR, Radar Bali.id – Pemandangan antrean panjang kendaraan yang mengular di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Denpasar perlahan menghilang dan berangsur lengang, melandai. Ini terlihat hari Senin (19/10/2026).
Baca Juga: Ganjil Genap Tak Berlaku! Antrean BBM di Tabanan Melandai, Polisi Siapkan Pengawalan Pasokan
Pantauan di lapangan menunjukkan situasi di beberapa titik SPBU krusial, seperti di kawasan Jalan Gajah Mada (Gatsu) Barat, Jalan Maruti, hingga Jalan Kebo Iwa Utara, kini terpantau jauh lebih lengang tanpa penumpukan kendaraan.
Baca Juga: Krisis BBM Perlahan Normal, Gilimanuk Semrawut, Lagi Antrean Kendaraan Mengular hingga Cekik
Pihak Pertamina Bali mengonfirmasi bahwa kepanikan antrean sebelumnya dipicu oleh keterlambatan jadwal sandar kapal tanker distribusi BBM akibat kendala cuaca dan teknis, bukan disebabkan oleh kelangkaan stok secara nasional.
Kondisi serba kondusif ini juga tidak terlepas dari efektivitas penerapan skema aturan Ganjil-Genap untuk pembelian Pertalite yang diberlakukan oleh Pemerintah Provinsi Bali sejak Sabtu, 17/10/2026 hingga Senin, 19/10/2026. Kebijakan terukur tersebut terbukti manjur mengurai kepadatan volume kendaraan di area SPBU.
Selain itu, skema pengisian BBM menggunakan jeriken yang difasilitasi Pertamina turut mempercepat proses distribusi kepada warga yang telah mengantre sejak awal.
Manajemen Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memastikan stok Pertalite dan jenis BBM lainnya dalam posisi aman. Untuk mengantisipasi lonjakan susulan, pihak Pertamina telah menyuntikkan pasokan tambahan hingga jutaan liter serta mengoperasikan SPBU pilihan secara full 24 jam penuh di jalur-jalur utama. [*]
Editor : Hari Puspita
Sumber : Radar Bali