GIANYAR – Nenek Ni Ketut Sami yang hilang sudah dua hari diyakini disembunyikan wong samar atau makhluk gaib. Karena itu, pencarian Ni Ketut Sami juga dengan membunyikan gamelan.
Diketahui, nenek Ni Ketut Sami disebut sudah dua hari tidak pulang ke rumahnya di Banjar Majangan, Desa Buahan Kaja, Kecamatan Payangan, Gianyar, Bali.
I Ketut Pasti, putra Ni Ketut Sami, pada Selasa pagi (22/2) ada yang melihat ibunya keluar dari rumah. Namun, sampai sore tidak kembali. Maka dilakukan pencarian. Namun, sudah dua hari mencari, tak kunjung ditemukan.
“Kami telah mencari ke setiap sudut banjar, tegalan, pangkung dan sungai. Tapi sampai sekarang belum ditemukan,” kata Ketut Pasti, Kamis (24/2).
Untuk memperlancar pencarian, pihak keluarganya juga meminta petunjuk dari orang pintar. Tiga orang pintar memberi petunjuk niskala. Ketiga orang pintar mengatakan bahwa ibunya masih ada di sekitar rumah.
“Ketiga paranormal yang kami mintai petunjuk mengatakan ibu saya masih ada sekitar banjar. Dan
Sampai Kamis (24/2), pencarian terus dilakukan oleh pihak keluarga, tetangga dan warga masyarakat. Pencarian juga menggunakan sarana gamelan.
Masyarakat setempat percaya sarana gamelan untuk mengembalikan orang hilang yang disembunyikan oleh wong samar atau makhluk gaib.
“Kami berharap, ibu cepat ditemukan dan dalam keadaan selamat,” tutur Pasti.
Pasti sebelumnya menjelaskan, ibunya sering pergi ke tegalan (kebun) mencari dedaunan untuk bahan membuat porosan atau bahan untuk sarana upacara agama. Biasanya, setelah mendapat dedauan, langsung pulang. Namun, kali ini tak kunjung pulang. Nenek Ni Ketut Sami masih hilang.
Editor : Yoyo Raharyo