Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Rem Motor Blong, Pasangan Suami-Istri Terjun ke Jurang

Donny Tabelak • Kamis, 14 April 2022 | 03:15 WIB
rem-motor-blong-pasangan-suami-istri-terjun-ke-jurang
rem-motor-blong-pasangan-suami-istri-terjun-ke-jurang

GIANYAR-Pasangan suami istri (pasutri) I Made Nuryana, 40, dan Ni Komang Eniyati, 40, mengalami kecelakaan saat hendak pulang ke rumah mereka.


 


Motor yang dikendarai Made Nuryana terjun bebas ke jurang dekat rumah mereka. Kejadiannya pada Rabu (13/4) pukul 18.00 di Perum Cebaang Asri, Banjar Cebaang, Desa Serongga, Kecamatan Gianyar.


 


Informasi yang dihimpun, rem motor yang dikendarai korban blong. Mereka pun terjun ke jurang sedalam kurang lebih 10 meter. Pasutri ini pun mengalami luka-luka.


 


Kapolsek Gianyar, Kompol Gede Putra Astawa membenarkan kejadian itu. “Para korban telah dievakuasi oleh unit BPBD Gianyar dibantu oleh PMI Gianyar,” ujarnya.


 


Karena medan jurang yang cukup sulit, maka evakuasi harus melalui jalur yang aman. “Para korban dievakuasi melalui Banjar Medahan Kangin, Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh,” jelasnya.


 


Sedangkan, sepeda motor korban dievakuasi dengan cara ditarik. Proses evakuasi berakhir sekitar pukul 19.35. “Selanjutnya para korban dibawa ke RSU Sanjiwani Gianyar,” jelasnya.


 


Lanjut Kapolsek, dari keterangan tim evakuasi, korban mengalami luka dan masih dalam keadaan sadar. “Untuk suami mengalami luka pada punggung dan istri mengalami patah pada tangan,” terangnya.


 


Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gianyar, Gusti Ngurah Dibya Presasta, menambahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) membawa peralatan lengkap ke lokasi kejadian. Untuk proses evakuasi dilakukan dengan menyiapkan dua tandu. “Digunakan dua tandu. Tandu diturunkan di Cebaang. Ambulance disiagakan di Medahan,” pungkasnya.


 

Editor : Donny Tabelak