Manggala Puri Agung Karangasem, Anak Agung Bagus Partha Wijaya mengungkapkan, ada sebelas keris pusaka yang dipasupati pada perayaan Tumpek Landep. Sebelas pusaka tersebut memiliki nama di antaranya, Keris I Baru Upas, Keris I Benawangnala, Keris I Sekar Gadung, Keris I Mumbul, Keris I Segara Winotan, Keris I Jagasatru, Keris I Selingsing, Keris I Baru Leak, Keris I Rengit, Keris I Bajurante dan Keris I Kala Rahu. “Bertepatan dengan hari raya upacara tumpek landep, keris tersebut dilakukan ritual pasupati atau diwangsuh,” ujarnya
Dari sebelas keris pusaka itu, sebut dia, terdapat satu keris yang paling utama yaitu Keris I Barus Upas. Keris ini dipegang oleh Penglingsir Puri Agung Karangasem, Prof. Ida A.A Gde Putra Agung. Keris ini memiliki kekuatan magis yang lebih menonjol di antara keris-keris lainnya.
“Untuk keris I Barus Upas ini bawaan raja terakhir Karangasem yang bernama Ki Baru upas, karena pegangan raja sehingga diyakini memiliki taksu lebih dari pada yang lainnya,” sebutnya.
Dari sebelas keris itu, Partha Wijaya menambahkan, sepuluh keris pejenengan dibagikan merata kepada 10 putra raja saat itu. “Upacara tumpek landep dengan melakukan pasupati pusaka rutin dilakukan setiap enam bulan sekali. Ini wujud memohon keselamatan kepada Tuhan yang alam manifestasinya sebagai Hyang Pasupati,” tandasnya. (zul) Editor : Donny Tabelak