Kanit Reskrim Polsek Bebandem, Ipda I Gede Alit mengatakan, pembuat video berinisial I Nyoman M, 39, merupakan pria asal Kecamatan Abang. Sebelumnya, polisi mengamakan I Nyoman M pada Rabu dini hari akibat video miliknya yang mengatakan lantai tiga RS BaliMed jebol. Video tersebut direkam saat kondisi pengunjung dan pasien berhamburan keluar ruangan RS BaliMed akibat guncangan gempa. Video tersebut menyebar dan viral yang membuat masyarakat panik. “Kami amankan karena menyebarkan informasi hoaks yang membuat masyarakat panik,” katanya.
Aparat kepolisian pun langsung melakukan penelusuran terkait beredarnya video yang dibuat I Nyoman M itu. “Kami lihat CCTV di RS BaliMed untuk mendapat ciri-ciri dan identitas I Nyoman M ini,” paparnya.
Kepada polisi, I Nyoman M mengaku membuat video itu karena spontan lantaran panik saat gempa terjadi. “Yang bersangkutan itu menunggui kakaknya yang dirawat di lantai tiga. Saat gempa itu seketika langsung membuat video itu. Kami minta untuk klarifikasi dengan permohonan maaf,” tandasnya. (zul/rid) Editor : M.Ridwan