Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Ngaku Panik dan Spontan, Perekam Video Gempa Karangasem di RS BaliMed Minta Maaf

M.Ridwan • Kamis, 15 Desember 2022 | 05:30 WIB
NGAKU PANIK: Nyoman pria asal Abang Karangasem yang merekam video jebolnya plafon lantai 3 RS Bali Med Karangasem akhirnya minta maaf karena bikin berita hoaks.
NGAKU PANIK: Nyoman pria asal Abang Karangasem yang merekam video jebolnya plafon lantai 3 RS Bali Med Karangasem akhirnya minta maaf karena bikin berita hoaks.
AMLAPURA - Perekam video jebolnya lantai 3 RS BaliMed Karangasem ditengah kepanikan akibat guncangan gempa akhirnya meminta maaf. Permintaan maaf tersebut dibuat dalam bentuk video klarifikasi setelah sebelumnya sempat diamankan oleh jajaran Polsek Bebandem pada Rabu (14/12).

Kanit Reskrim Polsek Bebandem, Ipda I Gede Alit mengatakan, pembuat video berinisial I Nyoman M, 39, merupakan pria asal Kecamatan Abang. Sebelumnya, polisi mengamakan I Nyoman M pada Rabu dini hari akibat video miliknya yang mengatakan lantai tiga RS BaliMed jebol. Video tersebut direkam saat kondisi pengunjung dan pasien berhamburan keluar ruangan RS BaliMed akibat guncangan gempa. Video tersebut menyebar dan viral yang membuat masyarakat panik. “Kami amankan karena menyebarkan informasi hoaks yang membuat masyarakat panik,” katanya.

Aparat kepolisian pun langsung melakukan penelusuran terkait beredarnya video yang dibuat I Nyoman M itu. “Kami lihat CCTV di RS BaliMed untuk mendapat ciri-ciri dan identitas I Nyoman M ini,” paparnya.

Kepada polisi, I Nyoman M mengaku membuat video itu karena spontan lantaran panik saat gempa terjadi. “Yang bersangkutan itu menunggui kakaknya yang dirawat di lantai tiga. Saat gempa itu seketika langsung membuat video itu. Kami minta untuk klarifikasi dengan permohonan maaf,” tandasnya. (zul/rid) Editor : M.Ridwan
#video hoaks #informasi hoaks #menyebarkan informasi hoaks #gempa karangasem #perekam video