Pemkab Pengeng! Kiriman Sampah ke TPA Meningkat, Sehari Tembus 60 Ton

Donny Tabelak • Dipublikasikan Rabu, 21 Desember 2022 | 06:15 WIB
BUTUH KESADARAN: Tumpukan sampah seperti ini nyaris tiap hari bertumpuk, terlebih pasca hari raya.
BUTUH KESADARAN: Tumpukan sampah seperti ini nyaris tiap hari bertumpuk, terlebih pasca hari raya.
AMLAPURA- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karangasem dibuat pengeng dengan meningkatnya volume sampah yang terjadi sejak beberapa minggu belakangan ini. Sampah kiriman menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Butus naik sampai 15 persen per hari.

Kepala DLH Karangasem, I Nyoman Tari mengakui hal tersebut. Kata dia, untuk saat ini volume kiriman sampah ke TPA Butus mencapai 60 ton per hari. Jumlah ini mengalami kenaikan dari sebelumnya yang mencapai 50 ton per harinya. “Naik sepuluh ton,” kata Tari, Selasa (20/12).

Kenaikan volume sampah ini, kata Tari karena sampah dari pedesaan dikirim lagi ke perkotaan untuk kemudian diangkut menuju TPA Butus. Praktis kondisi ini memicu peningkatan volume sampah yang dikirim menuju TPA. Terlebih, dengan kondisi TPA Butus yang sudah overload. “Karena di desa itu tidak memiliki tempat pembuangan sampah. Jadi sampah dari desa dikirim lagi ke kota yang membuat kiriman sampah ke TPA Butus meningkat sampai 60 ton perhari,” sebutnya.

Tari menambahkan, masyarakat pedesaan mulai membuang sampah ke perkotaan setelah adanya larangan  seluruh desa di Karangasem dilarang membuang sampah ke TPA. Tapi harus diolah secara mandiri sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 47 Tahun 2019 tentang pengelolaan sampah pada sumbernya. “Larangan ini justru membuat volume sampah meningkat. Padahal larangan itu dibuat agar mengurangi jumlah kiriman sampah ke TPA Butus yang saat ini sudah overload,” terangnya.

Untuk menindaklanjuti masalah tersebut, pihaknya berencana akan kembali datang ke desa-desa melakukan sosialisasi tentang Pergub Nomor 47 Tahun 2019. “Kami sudah beberapa kali melakukan sosialisasi ke desa-desa tapi tetap ada saja warga pedesaan yang membuang sampah ke perkotaan. Ke depan kalau terus terjadi kami akan berlakukan sanksi,” tegasnya. (zul) Editor : Donny Tabelak
lingkungan hidup pemkab karangasem pengeng tumpukan sampah Amlapura tpa